Home / Lainnya

Kamis, 3 Oktober 2024 - 08:51 WIB

Modin Gentayangan Di Pengadilan Agama Bangil Jadi Markus?

PASURUAN, titiksatu.com – Edan….Tokoh masyarakat yang memiliki peran dalam pernikahan alias Modin, kini beralih profesi menjadi makelar kasus (Markus) di Pengadilan Agama Bangil, mereka seakan-akan yang mengatur jalannya sidang dan menentukan tarif jasa pengurusan perkara.

Informasi yang dihimpun Modin-modin setiap hari tampak berkliaran di lingkungan Pengadilan Agama, mereka sok ngatur dan diduga pihak modin ada main mata dengan orang dalam.

Baca Juga  P2S Jadi Ajang Pembuktian, 438 Santri Al Yasini Terjun Ke Masyarakat Tingkatkan Imtek dan Taqwa

Salah satu warga berinisial STH (30) warga Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan yang mengurus proses perceraian mengatakan, jika dirimya menggunakan jasa modin. “Saya gak tahu cara pengurusannya, saya menggunakan modin biar cepat aja,” tutur STH kepada wartawan ini, Kamis (3/10/2024) pagi.

Dalam penentuan tarif jasa perceraian cukup berfariatif diperkitakan Rp 1,5 juta hingga Rp 4 juta rupiah, “Saya bayar ke Modin 1,5 juta rupiah,” ujarnya dengan lugu kepada wartawan ini.

Baca Juga  Tambang Ilegal Menggila di Pasuruan, Aktivis Desak Pemerintah Bergerak

Ditenpat terpisah sebut saja GusĀ  Kom mengatakan jika dalam melakukan pengurusan perceraian melihat lokasi kliennya, “Lihat lokasi dulu, jika jauh maka biaya yang dibutuhkan bisa lebih banyak lagi,” ujar Gus Kom

Baca Juga  Tomas Masyarakat Timur Deklarasi Dukung Gus Mujib

Salah satu advokad yang namanya enggan disebutkan mengatakan, jika praktek markus di lingkungan Pengadilan Agama Bangil sudah cukup lama, “Sistem kayak gini sudah cukup lama, sehingga kami yang memiliki legalitas tidak berfungsi. Modin itu tidak memiliki legal stending yang jelas, kok bisa-bisanya ngurusi perceraian,” ucap tegas Lawyer dengan nada menggrutu. (And/rif).

Share :

Baca Juga

Lainnya

Enggan Ngungsi Saat Pelantikan, Rehab Kantor DPRD Dipaksa Selesai

Lainnya

HUT Gerindra ke 14 Dirayakan Berbeda, Syukuran Sederhana Tapi Tetap Khidmat
Persidangan : Eks Kepala BPKPD duduk dikursi pesakitan dan akui lakukan pemotongan 10 persen.

Lainnya

Eks Kepala BPKPD Pasuruan Duduk Dikursi Pesakitan Atas Dugaan Pemotongan Dana Insentif Pegawai

Lainnya

Team PUBG Gresik “Sunday Gank” Rebut Juara Pertama Polda Jatim

Lainnya

Tancap Gas Mas e, Bapaslon Mas Rusdi-Gus Shobih Bakal Jalani Pemeriksaan Kesehatan
Kompak : korban didampingi komnas perlindungan anak luruk polres pasuruan

Lainnya

Pelayanan Lelet, Korban Pelecehan Seksual Luruk Mapolres Pasuruan

Lainnya

Kacang Berceceran Di Jalan, Penyebabnya Sering Menimpa Banyak Orang

Lainnya

Waspada Radikalisme, Bakesbangpol bersama Dinas Pendidikan Berkolaborasi Dengan Densus 88