Home / Lainnya

Jumat, 14 Juli 2023 - 20:06 WIB

Waspada Radikalisme, Bakesbangpol bersama Dinas Pendidikan Berkolaborasi Dengan Densus 88

Pasuruan, titiksatu.com – Waspada faham radikalisme terus dilakukan oleh pemkab Pasuruan, melalui Bakesbangpol yang berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan dan kebudyaan serta  Densus 88 ,  pelakaanaan sosialisasi kepada Guru SMP dan SD tersebut dilakukan di gedung dinas pendidikan lantai 3, Komplek Perkantoran Raci, Bangil. Jumat (14/7) pagi.

Sosialisasi ini mendapat respon positif, tampak hadir kepala Bakesbangpol Drs. Eddy Suprayitno, Kepala Dinas Pendidikan Hasbullah dan dari Densus 88 AKBP Moh Dofir, S.Ag serta perwakilan lembaga pendidikan se kabupaten Pasuruan.

Dalam pemberian materi itu, mereka tampak semangat dalam mengahadiri sosialisasi tersebut. Kepala kesbangpol Eddy Suprayitno mengatakan pemberian materi ini adalah suatu upaya pemkab dalam melakukan antisipasi dan waspada terhadap kelompok atau golongan khilafah yang akan merubah idiologi bangsa ini. Ini dilakukan agar guru  lebih waspada dan hati-hati, sebab pemahaman radikalis terebut bertujuan merubah idiologi dan saat ini telah ada  lembaga pendidikan yang terpapar. “Sosialisasi sangat penting untuk bekal mental para guru,  pemahaman radikalisme telah ada dan masuk di lembaga pendidikan, sehingga acara ini sangat penting sebagai pondasi mental dan kita semua harus hati-hati,” urai Eddy.

Baca Juga  Meraih Berkah Ramadan, HR Club Pasuruan Berbagi dengan Anak Panti Asuhan

Ditempat yang sama, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Hasbullah mengatakan, sosialisasi ini merupakan cara agar para guru lebih mengerti dan tahu seperi apa faham radikalisme dan tujuannya,  “Dengan sosialisasi ini para guru bisa lebih mengerti dan tahu bahwa pendirian negara khilafah itu tidak benar, apalagi akan merubah idiologi negara,”jelas Hasbullah.

Baca Juga  Main di Rel KA, Santri Ponpes Ngalah Meninggal Dunia

Paham radikalisme merupakan permasalahan serius, sehingga AKBP Moh Dofir S.Ag dari densus 88 turun dan memberikan arahan kepada guru-guru yang hadir. Untuk mengenalkan apakah  khilafah  radikalisme itu?.

Baca Juga  Gelar Sosialisasi, KPU Lirik Gen Z Dalam Sukseskan Pilkada

Ia menjelaskan secara gamblang, tanda -tanda radikalisme, serta aliran-aliran madzab yang menyesatkan yang mempengaruhi sehingga membelokkan dasar negara. “Dengan pemberian materi ini, kita berharap para guru lebih mengerti dan waspada terhadap ajaran yang menyimpang yang berusaha merubah idologi pancasila,” urainya.

Dofir mengharapkan semua guru atau pengajar kooperatif dan memberikan informasi kepada pemerintah daerah terkait aliran atau faham radikalisme, sehingga kita mampu melakukan penanganan lebih awal dan tidak meluas

Solid, seluruh lembaga pendidikan Dasar dan menengah kompak lawan radikalisme

Solid, seluruh lembaga pendidikan Dasar dan menengah kompak

(and/rif).

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Beli Rumah Hanya Rp 80 Juta, Bukan Lagi Sebuah Mimpi. Bos Properti Asal Pasuruan Siap Bantu Mewujudkannya
Tampak Kantor Mall Pelayanan Publik

Lainnya

Mall Pelayanan Publik Dipenduk Capil Dikeluhkan.

Hukum & Kriminal

Misteri Mayat Bugil di Grati Terkuak, Pelaku Pembunuhan Terancam 15 Tahun Penjara

Lainnya

Alhamdulillah…Cukup Tunjukkan KTP, Warga Kabupaten Pasuruan Bisa Berobat Gratis

Lainnya

Polres Pasuruan Bongkar Peran Wanita Cantik Asal Pandaan dalam Bisnis Narkoba
Grafik : data grafik siswa yang lolos tanpa tes dalam PTN selama tahun 2020 hingga tahun 2023

Lainnya

5.624 Siswa Dijatim Masuk PTN Tanpa Tes.
Terkapar : Dituduh curi motor RN pemuda asal Rembang sekarat dihajar massa.

Lainnya

LPA Akan Laporkan Kasus Pengroyokan Anak Hingga Sekarat Ke Mabes Polri

Lainnya

Pembangunan Balai Desa Sumberglagah Disebut Legislatif Tak Sesuai RAB, Begini Alasannya