Home / Berita

Senin, 2 Desember 2024 - 13:36 WIB

Minta Relokasi, Bertahun-Tahun Warga Dicekoki Polusi PT CARGIL

PASURUAN, titiksatu.com –Ratusan warga Kedamean, Desa Pulungan, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan melakukan aksi unjuk rasa ke PT Cargil hal itu dipicu lantaran warga setiap hari dicekoki bau busuk dan debu. Senin (2/12/2024) pagi.

Hampir tiga tahun warga Kedamean dicekoki polusi PT Cargil, mulai bau tak sedap, debu dan suara deru mesin perusahaan yang terus meganggu selama 24 jam yang membuat kepala pusing warga setempat.

Akibatnya warga Kedamean melakukan aksi unjuk rasa dan menuntut PT Cargil. Mereka melakukan orasi dengan menggunakan Sound System serta membentangkan tulisan dari kertas karton sebagai bentuk kekesalan terhadap PT Cargil yang tidak perduli kepada warga sekitar.

Baca Juga  Ngeri...Gadis SMP Kelas 3 Di Bangil Ini Disetubuhi Teman Sendiri. Kini Sampai Depresi

Zainul warga Kedamean mengatakan, jika dirinya dan warga yang lain telah melakukan protes kepada PT Cargil, akan tetapi sikap manajemen PT Cargil membuat aturan yang hanya membuat sengsara warga kedamean, “Warga tidak puas apa yang diberikan oleh PT Cargil, Masak hanya dikasih 600 ribu untuk seumur hidup,” urai Zainal dengan nada melas.

Selama 3 tahun warga Kedamean terlunta-lunta, hingga beberapa warga mengalami sesak nafas. “Debu dan bau tak sedap PT Cargil setiap hari kami dicekoki, bahkan saat istrahat malam hari kami juga menghirup udara busuk,”ujarnya.

Baca Juga  Pengembang Bandel dan Langgar Perda, Pol PP Lakukan Penutupan, Paraktisi Hukum Berikan Dukungan

Warga kedamean yang berdekatan dengan Blower PT Cargil ketika malam hari, harus bersusah-susah untuk sering meyumpal hidung dan telinga dengan kaos kaki saat ingin istirahat. Entah apa maksud dari PT Cargil yang tidak peka terhadap Kondisi warga.

Warga Kedamean yang terdampak langsung dengan suara bising dan bau busuk tersebut. Dimana pemukiman yang hanya berjarak 10 meter dari perusahaan, itu membuat warga tidak betah dan mita direlokasi.

Baca Juga  Tingkatkan Keamanan dan Kenyamanan Saat Bulan Ramadan, Kapolres Pasuruan Gelar Sinergitas Bersama FKUB

Setelah melakukan mediasi secara alot dan membutuhkan waktu lama, PT Cargil ahirnya menyanggupi apa yang dikeluhkan oleh warga, Rahmat Wijaya selaku koordinator warga mengatakan pihak PT Cargil akan memenuhi tuntutan warga, “Selama kami malakukan mediasi dengan PT Cargil pihaknya akan memberikan apa yang dikeluhkan oleh warga, akan tetapi untuk relokasi pihak perusahaan tidak mau lantaran terkena zona hijau,” ujar Rahmad kepada wartawan ini. (bt/rif).

Share :

Baca Juga

Berita

Pabrik Jok di Gerongan Didemo, Ini Pemicunya

Berita

Empat Pelajar SMKN 1 Beji Sempat Dikabarkan Hilang. Saat Ditemukan, Ini yang Sebenarnya Mereka Lakukan. Bikin Gregetan!

Berita

TERAS SDN KALISAT 1 AMBRUK, USIA BANGUNAN JADI BIANG KELADI
Penertiban : Bawaslu dan Jajaran Satpol PP lakukan penertiban di wilayah Kecamatan Bangil.

Berita

BAWASLU Gandeng Pol. PP tertibkan Alat Peraga Kampanye (APK) di 24 Kecamatan Kabupaten Pasuruan
Foto : Nurul Huda warga Dermo, Kec Bangil saat pampang surat pernyataan di rumahnya

Berita

PEMOHON BANTAH ADANYA TARIKAN JUTAAN RUPIAH PTSL Di MANARUWI
Unras : Puluhan siswa-siswi SMA Negeri 1 Bangil lalukan unras di halaman sekolah.

Berita

Siswa-siswi SMA Negeri 1 Bangil Lakukan Unras Akibat Jadi Tumbal Kebijakan Kepala Sekolah
Simpati ; Ketua DPRD Sudiono Fauzan datangi rumah Siana yang habis terbakar.

Berita

Simpati Terhadap Korban Kebakaran, Mas Dion Sambangi Rumah Siana

Berita

Gruduk Kantor Desa, Warga Minta Kasun Talun Dicopot. Ini Alasannya…