Home / Berita

Kamis, 7 November 2024 - 14:45 WIB

KPK “Plototi” Celah Korupsi Anggaran Pemkab Pasuruan

PASURUAN, titiksatu.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tak tinggal diam mengawasi penggunaan anggaran di daerah. Kali ini, giliran DPRD Kabupaten Pasuruan yang jadi sasaran pantauan. KPK khawatir adanya praktik ‘main mata’ dalam pengelolaan anggaran, terutama saat pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Wahyudi Narso, perwakilan KPK, secara blak-blakan menyebut potensi korupsi yang kerap terjadi di DPRD. “Yang sering terjadi, palu ketua dewan tiba-tiba hilang menjelang pengesahan anggaran,” sindirnya.

Baca Juga  Klaim Tuntutan dan Dakwaan JPU Tidak Beralasan, Bos Tambang Minta Dibebaskan

Ia mengatakan praktik uang pelicin demi memuluskan pembahasan anggaran daerah harus benar-benar dihindari. Selain itu, Wahyudi juga menyoroti penggunaan dana pokok-pokok pikiran (pokir) anggota dewan. Menurutnya, banyak pokir yang justru digunakan untuk kepentingan pribadi atau kelompok tertentu, bukan untuk kepentingan masyarakat.
“Jangan sampai pokir itu jadi ajang bagi-bagi ke tim sukses,” tegasnya.

Baca Juga  Agar Lolos Ujian SIM, Ini Layanan Yang Diberikan Satlantas Polres Pasuruan untuk Warga

Mengingat Pokir adalah usulan program yang diajukan oleh anggota dewan melalui kegiatan reses. Namun, seringkali pokir disalahgunakan untuk kepentingan pribadi atau kelompok tertentu.

Untuk mencegah terjadinya korupsi, KPK memberikan beberapa rekomendasi. Semua proses penganggaran harus dilakukan secara terbuka dan dapat diakses oleh publik. Wahyudi juga mengingatkan Setiap anggota dewan harus bertanggung jawab atas penggunaan anggaran yang dikelolanya.

Baca Juga  Curigai Program Redistribusi di Tambaksari Jadi Ajang Pungli, Aktivis Lapor Kejari

“Yang tidak kalah penting juga peranan tim anggaran pemerintah daerah Perlu ada mekanisme pengawasan yang kuat untuk memastikan anggaran digunakan sesuai dengan peruntukannya,” katanya.(bt/rif).

Share :

Baca Juga

Berita

Warga Glanggang Geger! Puluhan Batu Nisan Keramik Dirusak. Pelakunya Misterius….

Berita

Kades Bersama Aparatur Desa Datangi Kantor Dinas SDA, Ada Apa?
Kompak : Team panitia pilkades berikan klarifikasi kepada media di sentra UKM Bang Kodir.

Berita

Diduga Ada Kecurangan, Ini Jawaban Panitia Pilkades Desa Beji.

Berita

DPRD Kritik Pedas KPU Soal Biaya Pemasangan Alat Peraga Kampanye

Berita

Habiskan Sabu-Sabu 1 Kilogram Sehari, Pengedar Asal Pandaan Di Krangkeng Polres Pasuruan

Berita

Kampanye Pencegahan Stunting Gencar, Pengadaan Alat Antropometri Kit Jalan Ditempat, Ada Apa?

Berita

Tilap Dana Desa, Kades Penunggu Diganjar 4 Tahun Penjara

Berita

Bukan Faktor Spesifikasi, Ini Klaim Pemkot Pasuruan Atas Kerusakan Payung Madinah