Home / Berita / Hukum & Kriminal

Senin, 7 Februari 2022 - 17:51 WIB

Pemuda yang Main Nyelonong ke Rumah Orang Itu Dilepas Polisi, Alasannya Bikin Syok

PERIKSA : petugas saat memeriksa Hagi, pemuda yang main nyelonong di rumah orang.

REMBANG, titiksatu.com – Pemuda yang kepergok nyelonong rumah Rubianto, warga Nganglang, Desa Oro-oro Ombo Kulong, Kecamatan Rembang, terbebas dari jeratan hukum. Polisi yang mengamankannya, tidak bisa menahan, lantaran tidak ada unsur pidana yang bisa menjeratnya.

            Kanitreskrim Polsek Rembang, Aiptu Agus Kamo menjelaskan, pelaku yang main nyelonong ke rumah orang lain itu, diketahui bernama Muhammad Hagi Alamsyah, 27, warga Kiduldalam, Kecamatan Bangil. Ia masuk rumah tersebut, lantaran mengira rumah yang dimasukinya milik saudaranya.

Baca Juga  Innalillah...Pria Ini Meninggal Telanjang, Pengaruh Obat Kuat?

            “Kami sudah melakukan pemeriksaan. Pengakuannya, ia masuk rumah warga Nganglang, lantaran mengira itu rumah budenya,” bebernya.

            Dalam pemeriksaan tersebut, tidak ada saksi-saksi yang memberatkannya. Tindakan yang mengarah ke pidana, juga tidak ditemukan. Karena, saat masuk rumah tersebut, kondisinya tidak sepi. Ada warga di sekitarnya. Juga, ada orang di dalam rumah.

Baca Juga  Kabid Poldagri Bakesbangpol menilai BPIP Tak Punya Hati Nurani

            Hal ini yang akhirnya, membuat petugas tidak bisa memenjarakannya. “Persoalan ini diselesaikan musyawarah. Kami mengundang keluarga pelaku juga korban yang rumahnya dimasuki. Mereka sepakat, untuk menyelesaikan kasus ini secara kekeluargaan,” tandasnya.

            Apalagi, pelaku sendiri ternyata sedang depresi. Ia mengalami persoalan berat sehingga mengganggu mentalnya. “ Dia depresi,” jelasnya.

Baca Juga  Nyelonong Masuk Rumah Orang, Ditengarai Pencuri, Digebuki

            Hagi-sapaan Muhammad Hagi Alamsyah mengaku, dirinya masuk rumah Rubianto, lantaran mengira itu rumah budenya. Saat masuk dan mendapati pemilik rumah, ia sebenarnya kaget. Namun, tidak berani untuk lari.

            Karena, takut dikira pencuri. “Saya pasrah. Kalau lari, malah dikira pencuri nanti,” akunya. (and/rif)

Share :

Baca Juga

Berita

Tantang Keabsahan Alat Bukti, Kades Wonosari Ajukan Uji Materi

Hukum & Kriminal

Pesta Miras Berujung Celaka, Tujuh Meninggal, Tiga Sekarat
Unras : Puluhan siswa-siswi SMA Negeri 1 Bangil lalukan unras di halaman sekolah.

Berita

Siswa-siswi SMA Negeri 1 Bangil Lakukan Unras Akibat Jadi Tumbal Kebijakan Kepala Sekolah
Optimis : Arwani Thomafi Berikan motifasi dalam peraihan kursi di DPR

Berita

Panasi Mesin Politiknya, Ketua MPR RI Targetkan Ada Tambahan Kursi di DPR

Berita

Pembatalan Sertifikat Redistribusi Tanah Tambaksari, Tidak Adil Untuk Masyarakat 

Hukum & Kriminal

Bupati Gandeng Bea Cukai Berantas Rokok Ilegal, Lindungi Pundi Negara dan Kesehatan Warga

Hukum & Kriminal

Aksi Premanisme Makin Brutal, Pegiat LSM Desak Pembubaran LPKSM Sakera

Hukum & Kriminal

Lima Pelajar SMA Advent Purwodadi Penganiaya Junior Dijadikan Tersangka. Satu Diantaranya Masih Di Bawah Umur