Home / Hukum & Kriminal

Rabu, 7 Mei 2025 - 20:24 WIB

Bupati Gandeng Bea Cukai Berantas Rokok Ilegal, Lindungi Pundi Negara dan Kesehatan Warga

PASURUAN, titiksatu.com – Gelombang pemberantasan barang kena cukai ilegal terus bergulir di Kabupaten Pasuruan. Kantor Pelayanan Bea dan Cukai setempat menggelar pemusnahan massal barang haram hasil penindakan selama periode Juli hingga Oktober 2024.

Aksi simbolis ini dipimpin langsung oleh Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, bersama Kepala Bea Cukai Pasuruan, Hatta Wardana, dan jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota dan Kabupaten Pasuruan, Rabu (7/5/2025) siang.

Kepala Bea Cukai Pasuruan, Hatta Wardana, merinci bahwa barang ilegal yang dilenyapkan itu terdiri dari jutaan batang rokok selundupan, belasan ribu gram tembakau iris (TIS) tanpa izin, serta ribuan liter minuman mengandung Etil Alkohol (MMEA) ilegal.

Baca Juga  Puluhan Kasus Kejahatan Dibongkar Polres Pasuruan. Ada Narkoba Hingga Begal

“Hari ini kami musnahkan semua barang kena cukai ilegal hasil penindakan selama periode Juli sampai Oktober 2024. Dan alhamdulillah semua berjalan lancar,” ujarnya.

Nilai total barang yang dimusnahkan mencapai angka fantastis, yakni Rp 11,3 miliar, dengan potensi kerugian negara yang berhasil dicegah sebesar Rp 8,1 miliar. Hatta menekankan bahwa upaya pemberantasan ini membutuhkan sinergi kuat dari berbagai pihak, mulai dari operasi gabungan dengan Satpol PP, sosialisasi intensif kepada masyarakat, hingga penguatan koordinasi dengan berbagai instansi terkait.

“Upaya-upaya ini dilakukan dengan tujuan melindungi penerimaan negara dari cukai, serta melindungi kesehatan masyarakat dari risiko kesehatan yang ditimbulkan oleh barang kena cukai ilegal,” imbuhnya.

Baca Juga  Pelarian Berakhir! Pemilik Rumah Lokasi Mayat Bugil di Grati Ditangkap di Makam

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, menegaskan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Pasuruan dalam memberantas peredaran barang kena cukai ilegal sejak tahap awal hingga akhir. Apalagi, Kabupaten Pasuruan memiliki kontribusi signifikan terhadap penerimaan negara dari sektor Cukai Hasil Tembakau (CHT), mencapai sekitar Rp 62,8 triliun.

“Kami tegaskan bahwa Pemkab Pasuruan terus berkomitmen mendukung Bea Cukai Pasuruan untuk memberantas peredaran barang kena cukai ilegal. Salah satunya melalui pemusnahan seperti yang kita lakukan hari ini,” katanya.

Mas Rusdi, sapaan akrab Bupati, menyampaikan bahwa kegiatan pemusnahan ini telah memberikan dampak positif, terutama dalam meningkatkan pendapatan cukai hasil tembakau di Kabupaten Pasuruan. Ia menjelaskan bahwa peredaran rokok ilegal tidak hanya merugikan konsumen, tetapi juga menggerogoti potensi pendapatan negara dari CHT, yang pada akhirnya akan merugikan masyarakat umum, terutama penerima manfaat Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT).

Baca Juga  Pembunuhan di Purwosari Terungkap: Pelaku Sakit Hati Ditolak Ngutang

“Dengan target yang ditambahkan ini tentunya Pemkab Pasuruan dan Forkopimda akan membantu untuk mempermudah target pendapatan cukai. Karena untuk saat ini memang dari dana BDHCHT sendiri 75 persen peruntukannya digunakan untuk kesehatan melalui UHC,” pungkasnya. (mo/rif)

Share :

Baca Juga

Hukum & Kriminal

Bandar Narkoba Kelas Kakap Diringkus di Bali, Ratusan Gram Sabu dan Ekstasi Disita

Hukum & Kriminal

Antisipasi Peredaran Miras Ilegal, Polisi Sisir Kafe di Pandaan

Hukum & Kriminal

Disebut Sediakan Gadis Seksi, Benarkah Gempol 9 Jadi Sarang Prostitusi?

Hukum & Kriminal

Tahanan Meninggal Akibat Penyakit Diabetes, Tepis Rumor Bunuh Diri

Berita

Eksepsi Kasus Perusakan Makam, Dakwaan JPU Tak Ungkap Pelaku Utama

Hukum & Kriminal

Gawat! Kades Ambal-Ambil Jadi Tersangka Korupsi Dana Desa Hampir Setengah Miliar

Hukum & Kriminal

Gerak Cepat Polisi Pasuruan Ringkus Pelaku Tabrak Lari

Berita

Tersandung DD dan ADD, Kades dan Bendahara Kemirisewu Dijebloskan ke Tahanan