PASURUAN, TitikSatu.com – Aksi pencurian sepeda motor di wilayah Grati berakhir tragis. Seorang pelaku bernama Rohmatul Lil Alamin (25), warga Lekok, tewas setelah bondet (bom ikan) yang ia lemparkan meledak di tangannya sendiri saat kabur dari kejaran massa dan polisi, Rabu (17/9) pagi.
Bersama rekannya, Mianto (41), warga Plososari, Grati, pelaku awalnya mencuri sepeda motor Honda Beat di Koperasi DMU, Desa Kebonrejo, Kecamatan Grati. Namun, aksinya kepergok warga. Pengejaran pun berlangsung hingga masuk wilayah Kecamatan Winongan.
Kapolsek Winongan, AKP Nanang Abidin, membenarkan bahwa saat terdesak, para pelaku mencoba mengintimidasi massa dengan melempar bondet. “Rohmatul sempat melempar satu kali, tapi justru meledak di tangannya sendiri. Ledakan itu membuat tangan kanannya hancur. Ia sempat dilarikan ke RSUD Grati, namun akhirnya meninggal dunia,” jelas Nanang.
Sementara Mianto, rekan Rohmatul, sempat dua kali melempar bondet ke arah petugas ketika dikejar hingga Desa Prodo. Beruntung tidak ada korban dari pihak kepolisian maupun warga. “Mianto berhasil diamankan hidup-hidup. Saat ini dia dirawat di RSUD Purut Kota Pasuruan untuk menghindari kerumunan massa,” tambah Nanang.
Selain kedua pelaku, polisi juga mencatat masih ada dua nama lain yang melarikan diri, yakni Udin Sari dan Sanusi, keduanya warga Plososari. Keduanya kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).
“Kasus ini kami limpahkan ke Polsek Grati karena locus delicti ada di wilayah hukum mereka. Namun kami terus membantu proses pengembangan, termasuk memburu dua pelaku lainnya,” tegas Nanang.
Barang bukti berupa motor hasil curian dan sepeda motor yang dipakai para pelaku kini diamankan di Polsek Grati untuk penyidikan lebih lanjut. (ant/rif)













