Home / Pemerintahan

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:35 WIB

Usai Serap Aspirasi, DPRD Kabupaten Pasuruan Godok Arah Pembangunan Daerah Tahun 2027

PASURUAN, TitikSatu.com – Estafet pembangunan di Kabupaten Pasuruan untuk tahun 2027 mulai dipetakan. Menindaklanjuti tuntasnya agenda reses di seluruh daerah pemilihan (dapil), DPRD Kabupaten Pasuruan menggelar rapat paripurna internal di Gedung Dewan, Kamis (5/3/2026).

Sidang ini menjadi panggung krusial bagi para wakil rakyat untuk menyuarakan “curhatan” konstituen yang dihimpun selama turun ke lapangan. Aspirasi tersebut nantinya akan diramu menjadi pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD sebagai bahan pertimbangan utama dalam menyusun prioritas pembangunan daerah tahun mendatang.

Baca Juga  KPU-Bawaslu Harus Angkat Kaki, Gedung Bakal Dipakai Wisma Atlet

Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Samsul Hidayat, menegaskan bahwa paripurna internal ini merupakan jembatan legal untuk memastikan suara rakyat tidak menguap begitu saja. Menurutnya, hasil dialog publik dan kunjungan kerja anggota dewan adalah basis data paling autentik dalam merumuskan rekomendasi pembangunan.

“Aspirasi masyarakat yang kami terima selama masa reses adalah ‘nyawa’ dari kebijakan ke depan. Kami bahas secara mendalam agar arah pembangunan daerah benar-benar linear dengan kebutuhan riil di tingkat bawah,” ujar Samsul.

Baca Juga  21 Persen Keluarga di Pasuruan Dipegang Perempuan, DPRD Dorong Pemberdayaan

Beberapa sektor strategis yang mendominasi usulan masyarakat antara lain:

  • Penguatan Ekonomi Kerakyatan: Stimulus bagi UMKM dan sektor pertanian.
  • Pemerataan Infrastruktur: Perbaikan jalan poros desa dan irigasi.
  • Kualitas Layanan Dasar: Peningkatan fasilitas pendidikan dan kesehatan.
  • Pengentasan Kemiskinan: Program bantuan sosial yang lebih tepat sasaran.

DPRD berharap hasil godokan dalam paripurna internal ini menjadi masukan strategis bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan. Sinergi antara legislatif dan eksekutif dinilai sebagai kunci agar Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tidak hanya habis untuk rutinitas, tetapi memberikan multiplier effect bagi kesejahteraan warga.

Baca Juga  APBD Perubahan 2025 Resmi Disahkan, Bupati Berharap Fiskal 2026 Lebih Longgar

“Kami ingin program yang dirancang nantinya tidak hanya bagus di atas kertas, tapi memberikan manfaat nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat,” tegas Samsul.

Ia menambahkan, DPRD akan terus mengawal setiap tahapan perencanaan hingga pelaksanaan. Tujuannya satu: memastikan setiap rupiah uang rakyat kembali ke rakyat dalam bentuk pembangunan yang efektif dan berdampak luas. (rif)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Imigrasi Kini Hadir di Bangil, Urus Paspor Tak Perlu ke Luar Kota

Pemerintahan

Beasiswa dan Bonus Fantastis Menanti Atlet Porprov Pasuruan

Pemerintahan

Setujui LKPJ 2025, DPRD Minta Pemkab Pasuruan Makin Akuntabel Kelola Anggaran

Pemerintahan

Desak Penutupan Tambang Ilegal, Ayi Suhaya: Merugikan Masyarakat

Berita

Era Baru Persekabpas Dimulai, Pemkab Pasuruan Ambil Alih Kendali

Pemerintahan

Sempat Diprotes Warga, Proyek Jalan Kedungringin Digas Lagi

Pemerintahan

Geger Panggilan Anggota oleh KPK, Ketua DPRD Kab Pasuruan: Hoax

Pemerintahan

Semrawut, DPRD Pacu Perbaikan Manajerial Plaza Gempol