Home / Pemerintahan

Rabu, 22 Oktober 2025 - 14:55 WIB

Wabup Pasuruan Gus Shobih Bagikan Kaki Palsu Bagi Penyandang Disabilitas

CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v62), quality = 90?

CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v62), quality = 90?

PASURUAN, TitikSatu.com – Sebagai bentuk kepedulian kepada penyandang disabilitas, Pemerintah Kabupaten Pasuruan menyalurkan bantuan kaki palsu dan paket sembako kepada masyarakat berkebutuhan khusus. Secara simbolis diserahkan oleh Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori kepada ketiga perwakilan penerima bantuan seusai upacara peringatan Hari Santri.

Total ada 13 penerima bantuan Alban Protheese yang tersebar di 9 Kecamatan. Masing-masing, Dewi Jamilah dan Prayitnoto warga Desa Kedawungwetan Kecamatan Grati, Febri Yanuar warga Desa Popohan Kecamatan Purwodadi serta Fitriyah warga Desa Wonosari dan dan Siti Fatimah warga Desa Kersikan Kecamatan Gondangwetan. Berikut, Ahmad Yusuf Setyawan warga Desa Kejapanan Kecamatan Gempol, Samari warga Desa Purwodadi Kecamatan Purwodadi, Farida warga Desa Tidu Kecamatan Pohjentrek dan Suki warga Desa Sumberrejo Kecamatan Wonorejo.

Baca Juga  Siap Berbenah, Rutan Bangil Serap Masukan Komisi XIII DPR RI dalam Kunjungan Kerja di Surabaya

Bertempat di halaman Gedung Kantor Bupati, Komplek Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan, Rabu (22/10/2025), bantuan kaki palsu juga diberikan kepada juga diberikan kepada Suyanto warga Sanganom dan Tumin warga DesaSedarum Kecamatan Nguling, Wakit warga Desa Ampelsari dan Muk’awanah warga Desa Mangguan Kecamatan Pasrepan.

Penyerahan bantuan kaki palsu diharapkan mampu meningkatkan mobilitas, kemandirian dan kualitas hidup para penyandang disabilitas. Sehingga dapat lebih produktif dalam beraktifitas di masyarakat. Seperti yang disampaikan oleh Plt. Dinas Sosial Kabupaten Pasuruan, Fatturahman dalam pernyataannya berikut ini.

“Pemkab Pasuruan dapat atensi dari Kementerian Sosial. Kami mengajukan 15, tetapi 13 yang baru disalurkan tahun ini. Yang dua lainnya insyaallah menyusul. Harapan kami kepada Sahabat-sahabat penerima bantuan alat bantu jalan, bisa lebih produktif,” tuturnya.

Baca Juga  Semrawut, DPRD Pacu Perbaikan Manajerial Plaza Gempol

Fitriyah, satu diantara penerima bantuan menyampaikan rasa terimakasihnya kepada Pemerintah Kabupaten Pasuruan. Hadir bersama rekan-rekannya sesama penyandang disabilitas, ia merasa sangat bersyukur atas pemberian kaki palsu dari Pemerintah Kabupaten Pasuruan.

“Alhamdulillah saya senang sekali sudah diberikan kaki palsu. Akan saya pakai untuk kaki sebelah kiri yang diamputasi karena kecelakaan tahun 2021 lalu. Terimakasih banyak perhatiannya, Pemkab Pasuruan,” ujarnya.

Sebelumnya, pada saat memimpin upacara peringatan Hari Santri di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pasuruan, Gus Shobih sapaan akrab Wakil Bupati menyampaikan amanat Menteri Agama Republik Indonesia (RI), Nasaruddin Umar. Fokusnya lebih kepada seruan kepada seluruh santri agar menjadikan peringatan Hari Santri tahun ini sebagai momentum kebangkitan santri. Lengkap dengan segala dinamikanya di era disrupsi. Tidak hanya menguasai kitab kuning saja, melainkan juga harus menguasai teknologi, sains dan bahasa dunia.

Baca Juga  Peringati HUT Bayangkara ke 80 Polres Pasuruan Gelar Turnamen Offline MLBB Kapolres Esport Cup Road To Kapolri Cup Di Sentra UMKM

“Kepada seluruh santri, saya berpesan, jadilah santri yang berilmu, berakhlak dan berdaya. Rawatlah tradisi Pesantren, tetapi juga peluklah inovasi zaman. Bawalah semangat pesantren ke ruang publik, dunia kerja maupun ranah internasional. Tunjukkan, santri mampu menjadi bagian dari solusi, bukan sekadar penonton. Barangsiapa yang menanam ilmu, maka ia menanam masa depan,” pintanya. (rul/rif)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Kades dan Warga Warungdowo Gelar Syukuran, Rayakan Kemenangan Sengketa Tanah Lapangan

Pemerintahan

DPRD Kabupaten Pasuruan Setujui Tiga Perda Baru

Pemerintahan

Semrawut, DPRD Pacu Perbaikan Manajerial Plaza Gempol

Pemerintahan

Setujui LKPJ 2025, DPRD Minta Pemkab Pasuruan Makin Akuntabel Kelola Anggaran

Pemerintahan

Wali Kota Pasuruan Copot Rudi dari Jabatan Sekda, Meritokrasi atau Punishment?

Pemerintahan

Support Pengentasan Kawasan, Pemkab Pasuruan Buka Akses 100 SR

Pemerintahan

Bupati Rusdi Sutejo Rombak Besar-besaran 136 Pejabat

Pemerintahan

DPRD Kabupaten Pasuruan Pertajam Pembahasan Raperda CSR