Home / Pemerintahan

Kamis, 9 April 2026 - 14:44 WIB

Soal Proyek KMP, GM FKPPI: Kami Mengawal, Bukan Menghalangi

PASURUAN, TitikSatu.com – Generasi Muda Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri (GM FKPPI) menegaskan komitmennya untuk mendukung sekaligus mengawal program pemerintah, termasuk Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP).

Penegasan itu disampaikan menyusul beredarnya video viral yang memperlihatkan sejumlah kader GM FKPPI mendatangi lokasi proyek KDKMP di wilayah Pasuruan.

Ketua PD XIII GM FKPPI, Agoes Soerjanto, menyampaikan permohonan maaf atas kegaduhan yang timbul. Ia menegaskan tidak ada niat menghambat jalannya program pemerintah.

Baca Juga  Ucapan Ribka Tjiptaning Soal Soeharto Diprotes, GM FKPPI Pasuruan Lapor ke Polres

“Kami sampaikan permohonan maaf kepada masyarakat. Sama sekali tidak ada maksud menghambat pembangunan KDKMP,” ujarnya, Selasa (8/4/2026).

Menurutnya, kedatangan kader GM FKPPI ke lokasi proyek justru sebagai bentuk kepedulian untuk memastikan pelaksanaan pembangunan berjalan sesuai spesifikasi teknis.

Langkah itu diambil setelah pihaknya menerima aduan masyarakat terkait dugaan pekerjaan yang tidak sesuai standar.

“Kalau tidak sesuai spek, kami khawatir membahayakan masyarakat pengguna. Ini juga sejalan dengan arahan agar pembangunan berjalan transparan dan sesuai aturan,” tegasnya.

Baca Juga  Siap Berbenah, Rutan Bangil Serap Masukan Komisi XIII DPR RI dalam Kunjungan Kerja di Surabaya

GM FKPPI juga menegaskan dukungannya terhadap program Koperasi Merah Putih sebagai upaya memperkuat ekonomi kerakyatan. Organisasi tersebut siap bersinergi dengan pemerintah agar program berjalan tepat sasaran.

“Kami mendukung penuh program pemerintah. Fungsi kami mengawal, bukan menghalangi,” imbuhnya.

Hal senada disampaikan Ketua PC GM FKPPI Pasuruan, Ayik Suhaja. Ia mengaku pihaknya menemukan sejumlah catatan di lapangan saat meninjau proyek.

Salah satunya terkait metode pengecoran yang dinilai kurang profesional karena dilakukan secara manual tanpa menggunakan mesin molen.

Baca Juga  Wali Kota Pasuruan Copot Rudi dari Jabatan Sekda, Meritokrasi atau Punishment?

“Kami tidak ingin bangunan cepat rusak. Apalagi sudah ada contoh bangunan yang rusak sebelum diresmikan,” ujarnya.

Pasca kejadian tersebut, GM FKPPI Pasuruan juga telah berkoordinasi dengan jajaran TNI, termasuk Dandim 0819 Pasuruan, untuk menyamakan persepsi.

Ke depan, GM FKPPI memastikan akan tetap memberikan kritik konstruktif sekaligus mendukung penuh keberhasilan program pemerintah di daerah. (mo/rif)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Gedung Bocor, Wakil Rakyat Tak Luput dari Ancaman Bencana

Pemerintahan

Bupati Pasuruan “Blusukan” ke Operasi Pasar: Harga Terjangkau, Warga Berebut

Pemerintahan

Jelang Pengesahan Raperda TJSL, Gabungan Aktivis Kritisi Rekrutmen Tim Fasilitasi

Pemerintahan

RPJMD Jadi Jurus Bupati Mas Rusdi Jemput Pasuruan Maju, Sejahtera, Berkeadilan

Pemerintahan

Pemkab Pasuruan Raih Insentif Fiskal Rp7,15 Miliar karena Sukses Turunkan Stunting

Pemerintahan

Geger Panggilan Anggota oleh KPK, Ketua DPRD Kab Pasuruan: Hoax

Pemerintahan

Pemkab Pasuruan Ajukan Lima Raperda Strategis ke DPRD

Pemerintahan

Kejar Predikat WBK, Pegawai Rutan Bangil Ikrarkan Komitmen Anti-Korupsi