PASURUAN,TitikSatu.com – Bangil, ibu kota Kabupaten Pasuruan, sedang bersolek total. Demi mengentaskan kawasan kumuh, berbagai proyek infrastruktur digeber habis-habisan. Tak tanggung-tanggung, Pemprov Jawa Timur mengucurkan dana hingga Rp 9 miliar untuk menyulap wajah kota, salah satunya dengan memastikan warga mendapat akses air bersih.
Dalam proyek ini, Perumda Air Minum Giri Nawa Tirta mengambil peran vital. Kepala Bagian Hubungan Langganan, Indra Irawan, menyebut progres pemasangan sambungan rumah (SR) sudah mencapai 60 dari target 100 sambungan. “Mulai pertengahan Agustus, progresnya sudah jalan. Target kami, September nanti semua sudah rampung,” ujarnya.
Meskipun biaya setiap sambungan baru sejatinya Rp 1,25 juta, warga di kawasan ini bisa bernapas lega. “Masyarakat tidak dikenakan biaya sama sekali,” tegas Indra.
Pemasangan SR ini disesuaikan dengan jaringan pipa yang sudah dibangun oleh pelaksana dari Pemprov. Indra juga memastikan air yang disalurkan layak konsumsi. “Kami sudah uji tekan dan uji alir, hasilnya bagus,” tambahnya.
Proyek ini tidak hanya soal air. Seluruh pembangunan dipusatkan di Kelurahan Bendomungal, Kecamatan Bangil. Di saat yang sama, Pemprov juga merealisasikan pembangunan berbagai fasilitas lain, seperti Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPS3R), drainase, jalan lingkungan, hingga gapura dan lampu penerangan.
Semua ini adalah langkah nyata pemerintah untuk mendukung pengentasan kawasan kumuh. Bangil kini siap menyambut wajah baru yang lebih bersih dan nyaman, berkat suntikan dana besar dan kolaborasi antara pemerintah provinsi dan daerah. (mo/rif)













