Home / Berita

Senin, 2 Maret 2026 - 16:44 WIB

Duuh…Bonus Atlet Disunat, Ayik Menilai Walikota Pasuruan Tak Becus Kerja

PASURUAN, titiksatu.com – Sejumlah atlet berpretasi dikota pasuruan harus gigit jari, hal itu lantaran reword atau bonus yang di terima oleh atlet tidak sesuai yang dijanjikan.

Akibatnya, perwakilan atlet Porprov Jatim yang didampingi oleh anggota GM-FKPPI. Melakukan aksi unjuk rasa dan menunutut hak yang telah dijanjikan,didepan kantor walikota pasuruan,  Senin (02/03/2026) pagi.

Teks foto : tampak ayik suhaya lakukan orasi di depan pemkot kota pasuruan

Teks foto : tampak ayik suhaya lakukan orasi di depan pemkot kota pasuruan.

Dalam aksi itu wali atlet sebagai perwakilan atlet menjelaskan dengan gamblang  yang dianggap mendzolimi hak para atlet dengan melakukan penurunan nominal bonus hingga 60 persen.

Wahyu, salah satu perwakilan atlet yang menjabat sebagai asisten pelatih mengatakan bahwa pemotongan bonus hingga 60 persen dan tidak ada sosialisasi.
“Kami hanya meminta hak para atlet prestasi  untuk medali emas mendapat 30 juta, medali perak 20 juta dan perunggu 10 juta, kenapa sekarang turun menjadi 60 persen dan hanya mendapat 10 juta, 7,5 juta dan 5 juta rupiah saja,” terang Wahyu saat ikut orasi didepan kantor pemkot pasuruan.

Baca Juga  Pulihkan Lahan Kritis, Galakkan Penanaman Pohon. Wujud Kontribusi Perusahaan Demi Cegah Bencana di Pasuruan

Kebijakan walikota  dalam pemberian bonus turun 60 persen itu tidak masuk akal,  kekecewaan yang tersirat di wajah Wahyu sangat terlihat, perjuangan keras yang ia lakukan untuk kota pasuruan terasa sia-sia.

“Seharusnya pemerintah Kota Pasuruan lebih mensuport kita di bidang olah raga. Karena kami pegiat olahraga secara tidak langsung sudah membuat nama Kota Pasuruan baik,” lanjut Wahyu.

Baca Juga  Berikan Dukungan Moril, Politisi PKB Agus Suyanto Hadiri Praperadilan

Sejumlah atlet prestasi serta wali atlet mencak-mencak ketika penghargaan yang diberikan tidak direalisasikan dengan benar, pentolan FKPPI ini menjadi geram dan lantang berorasi. “Pemkot ini biadab, bengis dan keji, nalarnya mati, logika pemerintah Kota Pasuruan tumpul yang tega memangkas bonus yang seharusnya  menjadi hak para atlet,” tandas Ayik sambil mengacungkan jari kepada pejabat yang berdiri dibalik pagar kantor pemkot.

Pria yang akrab dipanggil Ayik itu  juga mendesak walikota untuk turun dan menemuinya, “Hai walikota temui kami sekarang, jangan sembunyi, mana kerjamu, dan jangan tidur saja, dimana nyalimu?. jangan terkait proyek aja kamu cepat tanggap dan sat set. Atlet ini pahlawan bagi kota pasuruan, jangan membuat kebijakan sak enak udelmu dan atlet jadi korban kebijakanmu yang busuk itu,” ujar Ayik Suhaya

Baca Juga  Pengusaha Bengkel, Asal Warungdowo Ngandang. Usai Dilaporkan Kades, Atas Kasus TKD

Diahir aksinya, Ayik Suhaya memberikan kado spesial untuk Wali Kota, yakni karangan bunga dengan tulisan ucapan belasungkawa kepada Wali Kota Pasuruan, Kepala Dispora Kota Pasuruan, dan Ketua KONI Kota Pasuruan.

“Hadiah karangan bunga ini kami berikan sebagai bentuk kekecewaan kepada pemerintahan Kota Pasuruan. Mati Roso, Janji-janji kampanyemu palsu terhadap atlet yang berprestasi,” tutup Ayik Suhaya (bow/rif).

Share :

Baca Juga

Berita

Ikuti Pawai Taaruf di Grati, Mas Dion Jadi Buruan untuk Foto Bareng dan Selfi

Berita

Terjerat Pungli Rp 1,3 Miliar, Kades dan Panitia Redistribusi Tanah Tambaksari, Dijebloskan Penjara
Rilis : Kapolres AKBP Bayu Pratama Gubunagi sampaikan rapat evaluasi kerja Polres Pasuruan

Berita

Wow…Keren Angka Kejahatan Dipasuruan Alami Penurunan 23 Persen.

Berita

Berkas Perkara Kasus Pemerasan Proyek PIER Lengkap, Tiga Tersangka Segera Disidang

Berita

Mafia BBM Di Vonis 7 Bulan, Dinilai Tak adil, Pusaka Akan Lapor ke Jamwas dan MA.

Berita

Jajaran Polres Pasuruan Sukses Ungkap Jaringan Kampung Narkoba dan TPPU Rp 3 Miliar

Berita

Kolaborasi Polres Pasuruan Dan ESI Bina Gen Z Menuju Porprov 2025

Berita

Pabrik Jok di Gerongan Didemo, Ini Pemicunya