EVAKUASI : petugas dan warga saat mengevakuasi jenazah korban
BANGIL, titiksatu.com – Sungguh malang nasib Bukhori, 55, warga Plinggisan, Kecamatan Kraton. Ia meninggal dunia, setelah diseruduk KA Logawa, jurisan Purwokerto-Jember.
Kejadian malang itu menimpa korban, Rabu sore (16/3). Ketika itu, korban hendak ke warung Sakinah, Desa Masangan, Kecamatan Bangil, tempatnya bekerja. Ia mengendari motor Honda ulung nopol N 4685 WV sendirian.
Saat sampai di tepi jalan Masangan, mendadak motornya mogok. Ia pun sempat menuntunnya. Dan berusaha untuk menyalakan.
Hingga sampai di perlintasan rel KA Masangan, Kecamatan Bangil. Ia sempat menggenjot stater motornya agar mesin motor menyala. Tanpa disadarinya, dari sisi barat ada kereta Logawa, yang hendak melintas.
“Orangnya lihat bagian bawah motor. Sambil berusaha menyalakan mesin motor. Tak sadar ada kereta lewat,” ungkap Lidia, salah satu pegawai rumah makan Sakinah, Masangan yang juga rekan korban.
Karena tak memperhatikan ada kereta, korban pun asik saja. Hingga akhirnya, KA Logawa itupun menyasak bagian depan motor korban. Serudukan tersebut membuat korban terpental sejauh dua meter dari lokasi kejadian.
Seketika saja korban yang juga pengurus LBH Gerakan Peduli Rakyat meninggal dunia di lokasi kejadian. Insiden itu menarik perhatian warga. Mereka berdatangan ke lokasi untuk melihat. Korban pun kemudian dievakuasi ke RSUD Bangil.
Kanitlaka Satlantas Polres Pasuruan, IPDA Kunaefi mengungkapkan, masih melakukan penyelidikan atas kejadian tersebut. “Kami masih menggali keterangan atas kejadian tersebut,” sampainya. (and/rif)













