Home / Hukum & Kriminal

Minggu, 1 Januari 2023 - 20:12 WIB

Petugas Diduga Tidur, 7 Tahanan Polres Pasuruan Kabur

Ilustrasi tahanan

BANGIL, titiksatu.com  – Tujuh tahanan Mapolres Pasuruan dikabarkan kabur. Mereka kabur setelah memanfaatkan kelengahan petugas jaga.

Kejadian tersebut berlangsung Minggu dini hari (1/1). Informasinya, para pelaku kabur setelah mereka memotong besi ventilasi. Mereka memotongnya dengan menggunakan gergaji besi.

Baca Juga  Viral Video Pegawai Bea Cukai Pasuruan Pamer Kekayaan. Cek Faktanya..

Begitu terpotong, mereka melompati teralis tersebut. Dan lompat dengan memanfaatkan baju sebagai tali.

Kejadian itu diperkirakan berlangsung antara pukul 02.00 hingga 03.30. Saat beraksi, ditengarai petugas tengah tertidur. Sehingga, mereka lolos dari pantauan.

Baca Juga  Saksi Persidangan Ungkap Siapa Mafia Merek Sebenarnya, Sahlan SH dan Rekan Buka Kedok Fajar Dalam Sidang

Tujuh tahanan yang kabur itu, berada dalam satu blok. Mereka terdiri dari lima tahanan kasus narkoba dan dua kasus pencurian dengan pemberatan.

Baca Juga  Dihajar Massa, Jambret Handphone Nyaris Kehilangan Nyawa

Kapolres Pasuruan, AKBP Bayu Pratama Gubunagi membenarkan kejadian tersebut. Ia menegaskan sedang melakukan penelusuran. Untuk memburu para pelaku yang kabur itu.

“Tim sudah kami bentuk untuk mengejar para pelaku,” paparnya. (and/rif)

Share :

Baca Juga

Hukum & Kriminal

Wiiih Kepala Yayasan Pancawahana Upayakan Makar, PCNU Kabupaten Pasuruan Akan Tempuh Jalur Hukum

Berita

Nyelonong Masuk Rumah Orang, Ditengarai Pencuri, Digebuki

Hukum & Kriminal

Terbukti Buang Limbah, DLH Segel Dua Perusahaan Di Pandaan

Hukum & Kriminal

Kompak Gondol Dua Ayam Jago, Dua Sekawan Lepas Dari Tahanan. Begini Alasan Polisi

Hukum & Kriminal

Tahanan Meninggal Akibat Penyakit Diabetes, Tepis Rumor Bunuh Diri

Hukum & Kriminal

Puluhan Kasus Kejahatan Dibongkar Polres Pasuruan. Ada Narkoba Hingga Begal

Hukum & Kriminal

Ngos-ngosan Dikejar Polisi, Pengedar SS Berakhir Bui

Hukum & Kriminal

Geger…! Sopir Bus di Pasuruan Jadi Korban Pembacokan Preman