PASURUAN, TitikSatu.com Senyum lega akhirnya terpancar dari wajah Ali Mufti. Sepeda motor Honda Beat miliknya yang sempat raib digondol pencuri berhasil ditemukan dan dikembalikan Polres Pasuruan. Momen itu menjadi salah satu yang paling menyita perhatian dalam konferensi pers pengungkapan kasus kriminal di Mapolres Pasuruan, Jumat (5/6).
Motor bernopol N 5202 TAK tersebut diserahkan langsung oleh Kapolres Pasuruan AKBP Harto Agung Cahyono kepada korban usai pemaparan hasil pengungkapan sejumlah kasus menonjol.
Kasus pencurian itu terjadi pada 11 Januari 2026 sekitar pukul 12.55 WIB. Saat itu, sepeda motor milik Ali Mufti diparkir di teras rumahnya di Dusun Karanglo, Desa Sukorejo, Kecamatan Sukorejo. Nahas, kendaraan tersebut hilang setelah dibawa kabur pelaku.
Hasil penyelidikan mengarah kepada LH alias G, 37, warga Dusun Lumbang, Desa Wonosari, Kecamatan Gempol. Tersangka akhirnya ditangkap petugas pada 30 Mei 2026 sekitar pukul 14.00 WIB di kawasan Gudang Katul atau Dedak, Desa Jeruk Purut, Kecamatan Gempol.
Kapolres Pasuruan AKBP Harto Agung Cahyono menjelaskan, pelaku memanfaatkan kelalaian korban yang meninggalkan kunci kontak masih menancap di sepeda motor.
“Pelaku mengambil sepeda motor yang diparkir di teras rumah korban dalam kondisi kunci masih berada di rumah kunci. Kesempatan itu dimanfaatkan pelaku untuk membawa kabur kendaraan,” ujarnya.
Dari tangan tersangka, polisi menyita sepeda motor milik korban, rekaman CCTV, telepon genggam, serta pakaian yang digunakan saat beraksi.
Harto mengungkapkan, tersangka bukan pemain baru. Berdasarkan catatan kepolisian, LH merupakan residivis kasus pencurian kendaraan bermotor di wilayah Gempol pada 2020.
“Alhamdulillah kendaraan milik korban berhasil kami temukan dan hari ini kami serahkan kembali kepada pemiliknya. Ini bentuk komitmen kami untuk memberikan pelayanan sekaligus menghadirkan rasa keadilan bagi masyarakat,” kata Harto.
Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 476 ayat (1) KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara.
Kapolres juga mengingatkan masyarakat agar lebih waspada saat memarkir kendaraan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak meninggalkan kunci kendaraan di motor yang diparkir. Hal-hal yang terlihat sepele sering kali menjadi celah bagi pelaku kejahatan,” tegasnya.
Sementara itu, Ali Mufti mengaku bersyukur karena sepeda motor yang menjadi sarana aktivitas sehari-harinya dapat kembali. Ia menyampaikan terima kasih kepada jajaran Polres Pasuruan yang berhasil mengungkap kasus tersebut dan menemukan kendaraannya. (mo/rif)













