Home / Berita

Kamis, 14 November 2024 - 21:29 WIB

Jelang Pilkada Pemkab minta Kades Jaga Netralitas

PASURUAN,titiksatu.com – Ratusan kepala desa di Kabupaten Pasuruan diminta netral selama Pilkada serentak. Sebab sejumlah kepala desa sejauh ini sudah ada yang dilaporkan dengan dugaan melanggar netralitas.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Pasuruan, Teguh Ananto, mengingatkan seluruh kepala desa (kades) di Kabupaten Pasuruan agar menjaga netralitas mereka dalam Pemilihan Bupati (Pilbup) yang akan datang. Pernyataan ini disampaikan seiring dengan meningkatnya kekhawatiran akan potensi penyalahgunaan jabatan oleh para kades untuk mempengaruhi proses demokrasi.

Netralitas : Pemkab berikan pembekalan di auditorium gedung maslahat kepada ratusan kades

Netralitas : Pemkab berikan pembekalan di auditorium gedung maslahat kepada ratusan kades (foto : rif)

Teguh menegaskan, kepala desa, lurah, dan perangkat desa dilarang untuk terlibat langsung dalam mendukung pasangan calon dalam Pilkada. Para pejabat desa, menurut aturan tersebut, juga tidak boleh melakukan tindakan atau keputusan yang dapat menguntungkan atau merugikan pasangan calon tertentu.

Baca Juga  Ternyata Bukan Vario, Inilah Deretan Motor Favorit Pencuri...Salah Satunya Bisa Jadi Milik Anda !!

Sanksi bagi mereka yang melanggar cukup berat, dengan ancaman pidana penjara antara 1 hingga 6 bulan serta denda sebesar Rp 600.000 hingga Rp 6.000.000. “Sebagai pejabat yang dekat dengan masyarakat, kepala desa memiliki pengaruh yang besar di tingkat akar rumput. Suara mereka sangat didengar, bahkan sering kali diikuti oleh warganya,” ujar Teguh dalam acara sosialisasi netralitas kepala desa di Gedung Maslahat, Bangil, pada Rabu (14/11).
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Pasuruan, Eddy Supriyanto, menambahkan bahwa sebelumnya, pembinaan juga telah diberikan kepada para lurah.

Baca Juga  Disapu Puting Beliung, Puluhan Rumah Warga Candibinangun Porak Poranda

“Hari ini, kami membina 341 kepala desa se-Kabupaten Pasuruan. Ini bagian dari upaya berkelanjutan untuk memastikan bahwa seluruh aparatur negara, baik ASN maupun kepala desa, bertugas secara profesional dan tidak terjerat dalam politik praktis,” jelas Eddy.

Baca Juga  Antisipasi Kekeringan, Pj. Bupati Lakukan Kunker ke SPAM di Desa Umbulan

Dengan langkah-langkah pengawasan yang semakin ketat ini, diharapkan seluruh kepala desa di Kabupaten Pasuruan dapat menjalankan tugasnya dengan profesional, adil, dan bebas dari kepentingan politik apapun.(bt/rif).

Share :

Baca Juga

Teks foto : Serikat buruh saat ikuti arahan bupati H.M Rusdi Sutejo di Gendung Bupati(foto/rif)

Berita

Peringati May Day Buruh Gelar Akasi Damai Di Pandaan

Berita

Proyek Gedung Kantor Bupati Diambang Kemoloran

Berita

Innalillah…Pria Ini Meninggal Telanjang, Pengaruh Obat Kuat?

Berita

Pemkab Didesak Terbitkan Perda Tempat Hiburan, Untuk Mencegah Pungli dan Dongkrak Investasi
Optimis : Arwani Thomafi Berikan motifasi dalam peraihan kursi di DPR

Berita

Panasi Mesin Politiknya, Ketua MPR RI Targetkan Ada Tambahan Kursi di DPR

Berita

Baliho Bergambar Dirinya Dijadikan Tirai, Gus Irsyad Semprit Pegawainya

Berita

WOW…ANGKA KEJAHATAN DI WILAYAH POLRESTA PASURUAN MENURUN
Kunker : PJ Bupati Andriyanto lakukan peninjauan stok air di SPAM Umbulan, Winongan, Kabupaten Pasuruan

Berita

Antisipasi Kekeringan, Pj. Bupati Lakukan Kunker ke SPAM di Desa Umbulan