Home / Berita / Pendidikan / Politik

Sabtu, 29 Januari 2022 - 19:32 WIB

Anwar Sadad: SMAN 1 Taruna Madani Jangan Sampai Mereduksi Hak-hak Masyarakat Bangil

BANGIL, titiksatu.com – Wakil Ketua DPRD Provinsi Jatim, Anwar Sadad angkat bicara soal penetapan SMAN 1 Taruna Madani di SMAN 1 Bangil. Ia menekankan, agar keberadaan SMAN 1 Taruna Madani tidak sampai mereduksi hak-hak masyarakat Bangil.


Hal itu dilontarkannya dalam Forum Group Discussion (FGD), Jumat (28/1). Menurutnya, tidak ada penolakan atas rencana pendirian SMAN 1 Taruna Madani dari masyarakat. Karena, konsep yang diusung, menekankan program pendidikan IMTAQ yang diharapkan bisa mencetak calon pemimpin yang unggul. 

Baca Juga  Mediasi Tak Berujung, LPA Pasuruan Dan Korban Penganiayan Tancap Gas Ke jalur Hukum


Hanya saja, problem itu muncul, lantaran pendirian tersebut dilakukan di SMAN 1 Bangil. Sementara, SMAN 1 Bangil merupakan satu-satunya SMA negeri di ibu kota Kabupaten Pasuruan tersebut. 


“Kalau kami mendengar aduan yang masuk, sebenarnya tidak ada penolakan. Cuma, masyarakat tidak menginginkan Taruna Madani berada di SMAN 1 Bangil,” kata Anwar Sadad. 


Politisi dari F-Gerinda ini menambahkan, bukan tanpa alasan, masyarakat akhirnya menolak keberadaan SMAN 1 Taruna Madani di SMAN 1 Bangil. Hal ini dipengaruhi minimnya sosialisasi kepada stakeholder. 

Baca Juga  Jutaan Rokok Tanpa Cukai Dimusnakan


Karena, tidak sedikit masyarakat yang khawatir. Kuota pelajar dari Bangil dan sekitarnya yang akan sekolah di SMAN 1 Bangil akan berkurang. Dampak dari keberadaan siswa Taruna Madani. 


“Saya rasa, kegaduhan ini muncul karena minimnya sosialisasi kepada stakeholder. Karena, kuota siswa Bangil bisa berkurang,” imbuhnya.


Untuk itulah, ia menekankan agar pihak terkait menggencarkan sosialisasi. “Kami juga menekankan, jangan sampai Taruna Madani mereduksi hak-hak masyarakat Bangil,” tegas politisi yang juga Ketua DPD Gerindra Jatim ini.

Baca Juga  Mafia Merk Di Pasuruan Gentayangan, UMKM Wadul Dewan


Anwar Sadad menyarankan, agar keberadaan Taruna Madani bisa dipindahkan sementara. Sambil menunggu pendirian gedung khusus untuk Taruna Madani bisa berdiri sendiri. 


Misalnya, dengan menitipkan ke ponpes atau tempat yang lain. “Kan banyak ponpes di Kabupaten Pasuruan. Itu bisa diajak kerjasama. Sehingga, Taruna Madani ini bisa tetap berjalan. Tapi tidak sampai merenggut hak-hak warga Bangil,” sarannya. (and/rif)

Share :

Baca Juga

Berita

TINGKATKAN PELAYANAN RSUD GRATI PJ BUPATI LAUNCHING GEDUNG INSTALASI FARMASI DAN INOVASI SISTER PERI SI-PLUS
teks foto : Rapat paripurna DPRD dalam pembentukan Aalat Kelengkapan Dewan (AKD) (foto;rif)

Berita

Perombakan AKD DPRD, Golkar Hilang

Berita

Buronan Rudenim Surabaya, Ditangkap Saat Urus Pasport

Politik

Koalisi “Peci” di DPRD Kabupaten Pasuruan Runtuh, Ini Gantinya. Fraksi-Fraksi Penguasa Mendominasi Jabatan Ketua

Berita

Tiga Shelter Bencana Beroperasi, Kepala BNPB Apresiasi Kesiapsiagaan Pemkab Pasuruan Hadapi Banjir

Lainnya

HUT Gerindra ke 14 Dirayakan Berbeda, Syukuran Sederhana Tapi Tetap Khidmat

Berita

Grebek Suami Selingkuh, Mama Muda Asal Grati Lapor Polisi

Berita

Demi Kepercayaan Publik, MA Harus Tolak PK Bos Tambang