PASURUAN, TitikSatu.com – Usia 18 tahun menjadi momentum bagi DPC Partai Gerindra Kabupaten Pasuruan untuk memanaskan mesin politik. Meski dirayakan secara sederhana dengan tasyakuran dan santunan anak yatim di kantor DPC, Rabu (11/2/2026) sore, target yang dicanangkan sang nakhoda, Rusdi Sutejo, tergolong sangat ambisius.
Pria yang akrab disapa Mas Rusdi itu menegaskan bahwa usia ke-18 adalah bukti kematangan partai dalam mengarungi dinamika politik nasional. Apalagi, posisi Gerindra saat ini kian sentral dengan terpilihnya Prabowo Subianto sebagai Presiden RI.
“Peringatan kali ini memang sederhana. Ada tasyakuran, doa bersama, santunan anak yatim, dan potong tumpeng. Namun, esensinya adalah penguatan komitmen untuk mengawal program Presiden di Kabupaten Pasuruan,” ujar Mas Rusdi usai memimpin konsolidasi di hadapan jajaran pengurus.
Di bawah kepemimpinan Mas Rusdi, Gerindra Pasuruan memang sedang berada di atas angin. Perolehan 12 kursi di DPRD Kabupaten Pasuruan pada pemilu sebelumnya menjadi modal yang sangat kuat. Namun, ia enggan kader-kadernya berpuas diri.
“Target ke depan jelas, Gerindra harus menang lebih besar lagi dan menjadi partai dengan suara terbanyak di DPRD Kabupaten Pasuruan pada Pemilu 2029 mendatang,” tegasnya di hadapan seluruh jajaran Pengurus Anak Cabang (PAC).
Tak hanya mengincar kursi pimpinan parlemen daerah, Mas Rusdi juga mematok target ekspansi ke tingkat regional. Ia mendorong lahirnya kader asli dari “Bumi Maslahat” untuk berani bertarung memperebutkan kursi di DPRD Provinsi Jawa Timur. Selama ini, keterwakilan putra daerah di tingkat provinsi dinilai masih perlu didorong lebih kuat.
“Kami berharap ada kader asli Kabupaten Pasuruan yang bisa duduk di DPRD Provinsi Jawa Timur pada 2029. Kuncinya hanya satu, seluruh jajaran dari tingkat DPC hingga PAC harus tetap solid dan kompak,” imbuhnya (mo/rif)













