Home / Berita / Politik

Rabu, 29 Juli 2026 - 21:23 WIB

DPRD Gelar Paripurna Rancangan Perubahan KAU PPAS Kebijakan APBD 2026

PASURUAN, titiksatu.com–Rancangan perubahan kebijakan umum Anggaran Pendapatan Belanja Daerah  (KUA) dan Rancangan Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2026 dalam rapat paripurna di gedung DPRD Kabupaten Pasuruan, Rabu (29/7) siang.

Pendapatan Daerah Kabupaten Pasuruan pada Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 diproyeksikan turun Rp67,75 miliar. Penurunan tersebut  disampaikan Bupati Pasuruan,H. M. Rusdi Sutejo  saat menyampaikan Nota Pengantar dan Penjelasan Rancangan Perubahan Kebijakan Umum APBD (KUA) serta Rancangan Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2026.

Teks foto : Rapat paripurna rancangan perubahan KUAPPAS di gedung DPRD Raci, Kab Pasuruan

Teks foto : Rapat paripurna rancangan perubahan KUAPPAS di gedung DPRD Raci, Kab Pasuruan

Dalam paparannya, Bupati yang biasa disapa Mas Rusdi ini menjelaskan pendapatan daerah pada rancangan perubahan KUA-PPAS 2026 diproyeksikan sebesar Rp3,431 triliun. Angka tersebut lebih rendah dibanding target pada APBD murni 2026 sebesar Rp3,499 triliun atau berkurang Rp67,75 miliar.

Baca Juga  Gelar Event Budaya Hari Jadi Kabupaten Pasuruan ke-1094, Warga Gempol Kompak Dukung Mas Dion Maju Menjadi Bupati Pasuruan

“Meski terjadi penurunan pendapatan, pemerintah daerah memastikan perubahan anggaran dilakukan agar APBD tetap mampu menjawab kebutuhan pembangunan dan pelayanan masyarakat,” ujarnya.

Mas Rusdi juga menjelaskan, penyesuaian tersebut dilakukan berdasarkan perkembangan kondisi keuangan daerah selama semester pertama 2026, termasuk memperhitungkan struktur pendapatan daerah dan penerimaan pembiayaan dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) Tahun Anggaran 2025.

“Perubahan KUA dan PPAS ini merupakan penyesuaian terhadap dinamika keuangan daerah agar program pembangunan tetap berjalan efektif, efisien, transparan, dan akuntabel,” imbuhnya.

Baca Juga  Datangi Kompolnas dan Polri, Minta Usut Tuntas Mafia BBM Subsidi

Dalam rancangan tersebut, Pendapatan Asli Daerah (PAD) ditargetkan mencapai Rp1,312 triliun. Sementara pendapatan transfer diproyeksikan sebesar Rp2,118 triliun, termasuk pendapatan transfer antardaerah senilai Rp154,64 miliar.

Di sisi belanja, kemampuan keuangan daerah pada rancangan perubahan APBD 2026 mencapai Rp3,731 triliun. Anggaran tersebut akan digunakan untuk membiayai berbagai program prioritas pemerintah daerah.

Porsi terbesar masih terserap pada belanja operasi yang mencapai Rp2,957 triliun. Dari jumlah itu, belanja pegawai dialokasikan sebesar Rp1,681 triliun untuk memenuhi kebutuhan gaji kepala daerah dan wakil kepala daerah, pimpinan serta anggota DPRD, aparatur sipil negara, hingga belanja pegawai lainnya sesuai ketentuan.

Baca Juga  Perjuangkan Hak Redistribusi Tanah, Puluhan Warga Tambaksari Datangi BPN

“Kami berharap pembahasan bersama DPRD dapat segera menghasilkan kesepakatan sehingga Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 bisa segera ditetapkan. Sehingga program pemerintah bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Pasuruan sesuai dengan target,”. Ucapnya.

Ditempat yang sama ketua DPRD Samsul Hidayat, S.Ag mengatakan, rancangan perubahan anggaran ini dilaksanakan sebagai bentuk penyesuaian kebijakan penganggaran pemda. “Perubahan telah dilakukan dengan berbagai pendekatan-pedekatan yang difokuskan dengan kenerja perangkat daerah,” ujar pria yang akrab dipanggil Lek Sul itu.

Pria berkacamata ini berharap dengan adanya rancangan perubahan ini kita dan pemda akan berupaya memaksimalkan kinerja, agar dapat lebih maksimal dalam memberikan layanan kepada masyarakat kabupaten pasuruan. (Bt/rif).

Share :

Baca Juga

Berita

Tiga Shelter Bencana Beroperasi, Kepala BNPB Apresiasi Kesiapsiagaan Pemkab Pasuruan Hadapi Banjir

Berita

Pembatalan Sertifikat Redistribusi Tanah Tambaksari, Tidak Adil Untuk Masyarakat 

Berita

Minta Relokasi, Bertahun-Tahun Warga Dicekoki Polusi PT CARGIL

Politik

Ketua ADKASI Jatim Dukung Penundaan Pemilu 2024

Berita

DPRD Kritik Pedas KPU Soal Biaya Pemasangan Alat Peraga Kampanye

Politik

Cegah Usulan “Siluman”, Politisi Partai Gerindra Ini Minta Dokumen APBD 2023 Disajikan Elektronik
eddy paripurna

Pendidikan

Eddy Paripurna Tolak Taruna Madani di SMAN 1 Bangil, Ini Alasannya

Berita

Peringati HUT Bayangkara ke 80,  Puluhan Gamers EFo Profesional Hadiri Turnamen Esport Polres Pasuruan