Home / Hukum & Kriminal

Senin, 17 Februari 2025 - 16:11 WIB

Truck Galian C Rusak Dan Langgar Kelas Jalan, FORMAT Minta Polisi Dan Pemkab Lebih Tegas

Teks foto : FORMAT lakukan audiensi terkait jalan rusak dan pelanggaran kelas jalan di kantor PU Bina Marga dan Kontruksi Kabupaten Pasuruan (foto :rif)

Teks foto : FORMAT lakukan audiensi terkait jalan rusak dan pelanggaran kelas jalan di kantor PU Bina Marga dan Kontruksi Kabupaten Pasuruan (foto :rif)

PASURUAN, titiksatu.com – Banyaknya infra struktur jalan  rusak  diakibatkan pelanggaran lalulintas pada kelas jalan di kabupaten pasuruan membuat Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Forum Rembuk Masyarakat (FORMAT) meluruk kantor PU Bina Marga dan Bina Kontruksi Pemkab Pasuruan, Senin (17-2-2025) siang.

Dalam audiensi itu, Format ditemui oleh plt kepala Dinas PU Bina Marga dan Satlantas Polres Kabupaten dan Kota Pasuruan, Ismail Maky dedengkot format mengatakan pelanggaran kelas jalan yang tidak sesuai membuat hampir seluruh jalan kelas 3 yang di lewati kendaraan dengan tonase melebihi  menyebabkan jalan rusak, bahkan yang lebih miris mayarakat yang lewat jalan tersebut sering mengalami kecelakaan, bahkan hingga meninggal dunia.

Baca Juga  Ternyata Bukan Vario, Inilah Deretan Motor Favorit Pencuri...Salah Satunya Bisa Jadi Milik Anda !!

“Kendaraan tambang galian C mempunyai andil besar dalam perusakan jalan kela 3,  tentunya pihak pemkab dan polisi harus melakukan tindakan, jangan dibiarkan saja hingga masyarakat yang menjadi korban,”urai pria yang akrab dipanggil Makky ini.

Menurutnya, selama ini pihak pemkab dan polisi terkesan diam saja alias mbideg, padahal masyarakat banyak yang mengeluh. “Jangan hanya anggaran yang dijadikan momok dalam operasional,  melakukan tidakan kepada pengusaha nakal itu sangat penting, rakyat ini butuh keadilan dan kerja nyata pemerintah,” tegas Makky.

Baca Juga  Duo Spesialis Bobol Sekolah Antar Daerah Ditangkap. Penadahnya Juga Diseret ke Penjara

Masih dengan Isamail Makky menurutnya, beberapa lokasi di wilayah pasuruan timur banyak kelas jalan 3 yang dilalui kendaraan melebihi tonase apalagi kendaraan tambang yang lalu-lalang memuat sirtu melewati jalan desa, inikan sudah melanggar, namun dari pihak polisi dan pemkab tidak mampu menertibkan.

“Ada apa ini dengan pemkab dan polisi, apa harus ada korban lebih banyak lagi,” urai Makky dengan nada sinis.

Baca Juga  Sel Diobok-obok, Ternyata Ini Barang yang Biasa Disimpan Tahanan

Plt Kepala PU Bina Marga dan Bina Kontruksi Cahyo mengatakan, untuk saat ini anggaran kami hanya 6 hingga 7 miliar saja, tentunya anggaran tersebut masih kurang dalam melakukan perbaikan dan saat ini kami PU Bina Marga hanya melalakukan perawatan dengan melakukan penambalan jalan dan perawatan saja. “Untuk saat ini anggaran kami terbatas,  dalam membenahi jalan yang rusak masih belum dapat terealisasi dan anggaran tersebut hanya untuk perawatan saja,”pungkas Cahyo. (bt/rif)

Share :

Baca Juga

Hukum & Kriminal

Bongkar Jaringan Pengedar Uang Palsu, Empat Pelaku Diamankan

Hukum & Kriminal

Terperosok ke Sungai, Nasib Lelaki Ini Berakhir Miris

Hukum & Kriminal

Mengaku Khilaf, Pedagang Burger Nodai Pelajar SMP

Hukum & Kriminal

Penyidikan Kasus Dugaan Korupsi ADD dan DD Kemirisewu, Hampir Tuntas. Siap-siap, Ini Calon Tersangkanya

Hukum & Kriminal

Mediasi Tak Berujung, LPA Pasuruan Dan Korban Penganiayan Tancap Gas Ke jalur Hukum

Hukum & Kriminal

Parah… Dua Sekawan Jadi Spesialis Garong Motor, Demi Bisa Beli Chip Game Domino Island

Hukum & Kriminal

Sopir Bus Ngantuk, Rombongan Pegawai Kemenag Celaka

Hukum & Kriminal

Parah…Gara-gara Sakit Hati, Mobil Mertua Dicuri