Home / Politik

Rabu, 20 November 2024 - 05:51 WIB

DPRD Menilai Kinerja KPU Tak Becus, Tekait Alat Peraga Kampanye Dipasang Ngawor

PASURUAN, titiksatu.com-Fasilitas kampanye yang disediakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pasuruan menjadi polemik. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat menyoroti banyaknya alat peraga kampanye (APK) yang terpasang secara sembarangan. Padahal, hibah pemerintah daerah juga mencakup biaya pemasangan alat peraga kampanye.

Melihat kinerja KPU yang terkesan ngawor itu, Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Pasuruan, Rudi Hartono, SH mengungkapkan kekecewaannya atas temuan tersebut. Ia mempertanyakan pertanggungjawaban KPU terhadap pemasangan APK yang telah dibiayai oleh anggaran pemerintah daerah.

Baca Juga  Gelar FGD Pengawas Pemilu Kritik KPU

“Apa saja kerjanya KPU itu, kok merasa kesulitan menunjukkan mana APK yang mereka fasilitasi dan mana yang dicetak oleh masing-masing pasangan calon,” ujar Rudi.

Baca Juga  Golkar Pasuruan Jaring Kandidat Ketua, Jelang Musda Diwarnai Pencopotan 12 Pengurus Kecamatan

Lebih-lebih, Rudi menyoroti dana pemasangan APK yang termasuk dalam pelaksanaan kampanye dengan anggaran mencapai Rp4,870 miliar. Jumlah yang cukup besar ini seharusnya dibarengi dengan pemasangan yang benar-benar sesuai aturan.

“Jangan sampai dalam pelaporan, anggaran pemasangan itu terserap, tetapi di lapangan tidak sesuai dengan standar pemasangan yang seharusnya. Banyak APK yang ditemukan dipaku di pohon atau tembok,” tegasnya.

Baca Juga  Tak Terbukti, BK Pilih Stop Aduan Format Soal Overlaping Tentang Tambang

Menanggapi tudingan tersebut, M. Rois, Komisioner Divisi Sosdiklih dan Parmas KPU Kabupaten Pasuruan, menyatakan bahwa semua APK yang difasilitasi KPU telah terpasang sesuai aturan. Ia bahkan mengklaim memiliki data geotagging untuk setiap lokasi pemasangan. (bt/rif).

Share :

Baca Juga

eddy paripurna

Pendidikan

Eddy Paripurna Tolak Taruna Madani di SMAN 1 Bangil, Ini Alasannya

Berita

Waduh, Terima Dana BOP, Anggota Dewan Ini Diperiksa Kejaksaan

Politik

Lulus Ujian, Tapi Belasan Bacakades Gagal Melenggang

Politik

Bentuk Penghormatan, Ghina Rabbani Wasisto Ziarah Makam ke Leluhur di Madiun

Politik

HUT Ke-18 Gerindra, Mas Rusdi Bidik Kemenangan Total di 2029

Politik

Golkar Pasuruan Jaring Kandidat Ketua, Jelang Musda Diwarnai Pencopotan 12 Pengurus Kecamatan

Politik

Laporan Dihentikan, Format Pertanyakan Kinerja BK

Politik

Kibarkan Merah Putih Lebih Tinggi dari Bendera One Piece, Bupati LIRA Pasuruan: Kritik Sosial Tanpa Menghilangkan Nasionalisme