Home / Politik

Senin, 20 Februari 2023 - 18:05 WIB

Tak Terbukti, BK Pilih Stop Aduan Format Soal Overlaping Tentang Tambang

PERIKSA : Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Sudiono Fauzan saat dimintai keterangan di ruang BK

BANGIL, titiksatu.com – Laporan atas dugaan pelanggaran kode etik yang dilayangkan Forum Rembug Masyarakat Timur (Format), dinilai Badan Kehormatan (BK) DPRD Kabupaten Pasuruan tidak cukup bukti. Hal inipun membuat BK memilih untuk menyudahi kasus tersebut.
Wakil Ketua BK DPRD Kabupaten Pasuruan, Rudi Hartono

Baca Juga  Pengurus TIDAR Kabupaten Pasuruan Dilantik, Ini Misi Yang Dibidik..!!

mengungkapkan, sudah mempelajari video rekaman pernyataan Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Sudiono Fauzan atas tambang. Di mana, Mas Dion-sapaannya sempat menyatakan “mulai hari ini tambang illegal tutup. Tidak boleh operasional”.

Video tersebut sempat viral. Hingga berujung pada pelaporan ke meja BK. Namun, rekaman video tersebut dinilai sepenggal. Tidak utuh, dalam menyampaikan pernyataan ketua dewan. “Kami sudah mempelajari rekaman video secara utuh,” ungkap Rudi.

Baca Juga  Didapuk Jadi Ketua Gerindra Pasuruan, Fokus Politisi Muda Ini Bisa Bikin Was-was Partai Lain

Bukan hanya itu, ia dan rekan-rekan BK juga sudah melakukan pemanggilan. Untuk klarifikasi berkaitan dengan laporan Format tersebut. Dari situlah, pihak BK mengambil kesimpulan.

Tidak ada pelanggaran yang dilakukan ketua DPRD Kabupaten Pasuruan. “Dari apa yang kami dalami, tidak ditemukan pelanggaran yang dilakukan Pak Dion,” tandasnya.

Baca Juga  Kuasai Materi Debat, Duet Prabowo-Gibran Dianggap Kian Layak Dipilih

Hal inilah yang membuat BK akhirnya memberikan keputusan. Untuk tidak memperpanjang kasus tersebut. “Kami memilih untuk menghentikan kasus tersebut,” timpalnya.

Sebelumnya Mas Dion dilaporkan Format karena komentarnya dianggap overlaping. Ia dianggap melampaui kewenangan karena akan menutup tambang.

Laporan itu dilayangkan ke BK. Namun, kenyataannya, BK pilih menghentikan pendalaman. (and/rif)

Share :

Baca Juga

eddy paripurna

Pendidikan

Eddy Paripurna Tolak Taruna Madani di SMAN 1 Bangil, Ini Alasannya

Ekonomi

Pemandian Banyubiru Belum Bisa Dibuka, PAD pun Susah

Politik

Tak Mau Terkesan Dipolitisasi, Kejari Kabupaten Pasuruan Pending Pemeriksaan Kades Selama Pilkades Serentak

Berita

Sidang Paripurna IV DPRD Dan Eksekutif Sepakati PERDA APBD 2026

Politik

Gus Ham, Sosok “Kuda Hitam” yang Siap Bertarung Dalam Pilkada Kabupaten Pasuruan 2024. Jangan Disepelekan

Politik

Ketua ADKASI Jatim Dukung Penundaan Pemilu 2024

Politik

Sowan ke Ulama Kota Pasuruan, Ghina Rabbani Wasisto Mendapat Doa dan Dukungan Kyai

Politik

Penundaan Pemilu Berpotensi Picu Krisis Legitimasi