Home / Berita / Lainnya

Kamis, 19 Januari 2023 - 22:03 WIB

Innalilallahi…! Santri yang Dibakar Seniornya Meninggal Dunia. Diversi Pun Tertunda

Ilustrasi

PASURUAN, titiksatu.com – Luka bakar yang dialami INF, 13, santri Al-Berr Pandaan, membuatnya tak kuasa menahan derita. Remaja yang menjadi korban pembakaran seniornya, MAM, 16, tersebut, akhirnya pergi untuk selama-lamanya.

            Korban meninggal dalam perawatan di RSUD Sidoarjo. Ia dikabarkan meninggal dunia, Kamis (19/1) dini hari. Luka bakar sekitar 70 persen yang diderita, membuat korban harus kehilangan nyawanya.

            Kasatreskrim Polres Pasuruan, AKP Farouk Ashadi Haiti membenarkan telah meninggalnya korban. Korban meninggal, dalam perawatan di rumah sakit. “Kami dapat informasi sekitar jam 03.30 malam tadi, meninggal dunia,” jelasnya.

Baca Juga  Didapuk Jadi Ketua Gerindra Pasuruan, Fokus Politisi Muda Ini Bisa Bikin Was-was Partai Lain

            Kasi Intel Kejari Kabupaten Pasuruan, Jemmy Sandra mengungkapkan, meninggalnya korban berpengaruh terhadap rencana diversi yang akan digelar. Harusnya, Kamis (19/1) digelar diversi di PN Bangil.

            Beberapa pihak terkait dihadirkan untuk kegiatan tersebut. “Namun, karena korban meninggal, sehingga agendanya ditunda,” sampainya.

            Meninggalnya korban meninggalkan duka bagi pihak keluarga. Dengan penuh isak tangis, ibu korban, Siti Yulia, berusaha untuk mengikhlaskan kepergian anaknya tersebut.

“Kami sekeluarga, sudah rela melepaskan INF. Kami meminta doa untuk semuanya agar anak saya diberi tempat yang layak disisi-Nya,” kata ibu INF, Siti Yulia.

Kasus ini bermula, dari kekesalan MAM, 16, senior korban. Ia nekat menyiramkan bensin pada, INF, 13, setelah INF diduga melakukan pencurian. Akibatnya, INF mengalami luka bakar sampai 70 persen. Peristiwa itu terjadi di sebuah pondok pesantren di Karangjati, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan.

Baca Juga  Mediasi Tak Berujung, LPA Pasuruan Dan Korban Penganiayan Tancap Gas Ke jalur Hukum

Kejadian itu berlangsung Sabtu (31/12). Korban kemudian dilarikan ke IGD RS Mitra Sehat Medika Pandaan. Namun, karena mengalami luka bakar serius, korban dirujuk ke RSUD Sidoarjo. Kejadian itu bermula dari hilangnya uang pelaku dan juga santri pondok.

Hal itu membuat korban akhirnya disidang oleh ketua kamar di sebuah kamar di pondok pesantren setempat. Begitu selesai proses sidang, ketua kamar meninggalkan tempat itu. Saat itulah, pelaku masuk. Kemudian, dia ganti menginterogasi korban.

Baca Juga  DPRD Kritik Pedas KPU Soal Biaya Pemasangan Alat Peraga Kampanye

Saat itulah, pelaku menakut-nakuti korban. Pelaku mengatakan akan membakar korban. Namun, tidak sekadar menakut-nakuti, pelaku saat itu membawa botol air kemasan berisi pertalite atau bensin.

Tersangka melemparkan botol tersebut ke arah tembok dan memuncratkan bensin ke tubuh korban. Api kemudian disulutnya untuk menakut-nakuti korban. Ternyata, api tersebut mempercik ke tubuh korban hingga membakar korban. Korban yang mengalami luka bakar parah, akhirnya meninggal dunia. (and/rif)

Share :

Baca Juga

Siaga : PMK saat melakukan pemadaman kebakaran toko klontong di Alun-alun Bangil.

Berita

Ledakan BBM Dan LPG Toko Klontong Di Bangil Ludes Terbakar
Teks foto : Gelar Sidang paripurna dprd Kabupaten Pasuruan (29/5/2024)

Lainnya

DPRD Gelar Paripurna, Wakil Ketua Pimpin Rapat

Berita

Warga Pandean Kepung Kantor Dewan, Ini Pemicunya…

Hukum & Kriminal

Tujuh Remaja Diduga Terlibat Gangster Diciduk

Berita

Terbukti Ngeruk Tanah Bulusari Secara Ilegal, AT Sang Bos Tambang Divonis Bersalah

Berita

Grebek Suami Selingkuh, Mama Muda Asal Grati Lapor Polisi

Berita

Siapkan Atlet POPDA 2026, Cabor Petanque Gelar Seleksi Di SMPN 2 Bangil

Berita

Wow…Pemeliharaan Jalan Bisa Sedot Rp 10 Miliar