Home / Politik

Jumat, 14 November 2025 - 13:39 WIB

Ucapan Ribka Tjiptaning Soal Soeharto Diprotes, GM FKPPI Pasuruan Lapor ke Polres

PASURUAN, TitikSatu.com – Pernyataan Ketua DPP PDIP Ribka Tjiptaning yang menyebut Presiden ke-2 RI Soeharto sebagai “pembunuh jutaan rakyat” menuai reaksi keras. Ucapan tersebut dilontarkan Ribka dalam wawancara media usai penetapan Soeharto sebagai Pahlawan Nasional pada 10 November 2025 oleh Presiden ke-8 RI.

Di Pasuruan, organisasi GM FKPPI langsung mengambil langkah hukum. Ketua DPC GM FKPPI Pasuruan, Ayi Suhaya, S.H., menyatakan bahwa pihaknya tidak dapat menerima ucapan Ribka yang dinilai sebagai bentuk ujaran kebencian dan berpotensi memecah belah masyarakat.

Baca Juga  Waduh, Terima Dana BOP, Anggota Dewan Ini Diperiksa Kejaksaan

“Pernyataan itu sangat tidak pantas. Menyebut Pak Harto sebagai pembunuh jutaan rakyat tanpa dasar hukum yang jelas dapat menyesatkan publik dan memicu perpecahan,” tegas Ayi.

Ia menambahkan, tak pernah ada putusan pengadilan yang menyatakan Soeharto bersalah atas tuduhan seperti yang disampaikan Ribka. Karena itu, ucapannya dianggap melebih-lebihkan dan berpotensi menimbulkan kegaduhan nasional.

Baca Juga  Kapolres Pasuruan Turun Tangan Salurkan Bansos untuk Korban Puting Beliung di Kejayan

Bersama jajaran pengurus, Ayi mendatangi SPKT Polres Pasuruan pada Jumat (14/11/2025) untuk melaporkan Ribka Tjiptaning atas dugaan pelanggaran UU ITE, tepatnya Pasal 28 jo Pasal 45 UU Nomor 11 Tahun 2008 terkait penyebaran ujaran kebencian.

“Kami resmi melaporkan yang bersangkutan karena pernyataannya sudah masuk kategori ujaran kebencian dan informasi menyesatkan,” ujarnya.

Baca Juga  Satgas Pangan Polres Pasuruan "Pasang Mata", Penimbun Sembako Siap-siap Disikat

Ayi meminta agar laporan tersebut ditangani serius oleh Polres Pasuruan dan diteruskan hingga ke tingkat Mabes Polri.

“Kami berharap Kapolres Pasuruan bisa memproses laporan ini sampai ke Kapolri. Jangan sampai ucapan seorang politisi memicu perpecahan suku, bangsa, dan negara. Bagi kami, NKRI harga mati,” tandasnya. (ant/rif)

 

 

Share :

Baca Juga

Politik

Koalisi “Peci” di DPRD Kabupaten Pasuruan Runtuh, Ini Gantinya. Fraksi-Fraksi Penguasa Mendominasi Jabatan Ketua

Politik

Tak Mau Terkesan Dipolitisasi, Kejari Kabupaten Pasuruan Pending Pemeriksaan Kades Selama Pilkades Serentak

Politik

HUT Ke-18 Gerindra, Mas Rusdi Bidik Kemenangan Total di 2029

Ekonomi

Pemandian Banyubiru Belum Bisa Dibuka, PAD pun Susah

Politik

Dapil Kabupaten Pasuruan Ditentukan, Cek Penetapannya
Kompak : Team panitia pilkades berikan klarifikasi kepada media di sentra UKM Bang Kodir.

Berita

Diduga Ada Kecurangan, Ini Jawaban Panitia Pilkades Desa Beji.

Politik

Didapuk Jadi Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Pasuruan, Begini Cara Memimpin yang Akan Ditempuh Politisi Gerindra Ini

Politik

Sosok Mbak Ghina, Politisi Milenial yang Perhatian Terhadap Kalangan Muda