Home / Politik

Rabu, 2 Maret 2022 - 20:15 WIB

Tak Mau Terkesan Dipolitisasi, Kejari Kabupaten Pasuruan Pending Pemeriksaan Kades Selama Pilkades Serentak

Jemmy Sandra, Kasi Intel Kejari Kabupaten Pasuruan
 

BANGIL, titiksatu.com – Kejari Kabupaten Pasuruan bakal lebih selektif dalam melakukan penyelidikan atas dugaan korupsi terhadap kepala desa. Hal ini kaitannya, dalam upaya menjaga menjaga kondusifitas selama pilkades berlangsung.

 

Kasi Intel Kejari Kabupaten Pasuruan, Jemmy Sandra mengakui, laporan dugaan korupsi oleh pihak kepala desa memang ada yang masuk ke mejanya. Salah satunya, kasus dugaan korupsi ADD dan DD di Alastlogo, Kecamatan Lekok.

Baca Juga  Optimis Prabowo-Gibran "Kuasai" Pasuruan, Kader dan Simpatisan Gelar Konsolidasi Akbar

 

Namun, pihaknya memilih untuk mempending dalam pengusutannya. Hal ini, untuk menjaga kondusifitas.

 

Lantaran Alastlogo bakal menggelar pemilihan kepala desa. Terlebih, pihak incumbent juga sedang mencalonkan diri. “Kami tidak mau ada kesan dipolitisasi. Makanya, kami pending dulu pengusutannya,” sampainya.

Baca Juga  Didapuk Jadi Ketua Gerindra Pasuruan, Fokus Politisi Muda Ini Bisa Bikin Was-was Partai Lain

 

Pilkades serentak sendiri dilangsungkan 23 Maret 2022. Artinya sudah dekat pada hari H. Ia tak mau, ada pihak-pihak yang mengambil kesempatan. Sehingga, memunculkan isu politisasi dalam perkara yang ditangani pihaknya.

 

Ia menambahkan, menjelang pilkades memang sangat rawan gesekan. Pihaknya memilih untuk menunda pemeriksaan agar tercipta rasa aman dalam pelaksanaan  pilkades.

Baca Juga  PAC PDIP Pasuruan Laporkan Penyimpangan Dana Banpol

 

“Kejari tidak akan memeriksa kades, selagi kades itu tidak layak untuk diperiksa. Apalagi menjelang pilkades seperti saat ini. Tunggu sampai pilkades selesai, sehingga tidak ada kesan kami mempolitisasi penanganan perkara,” pungkas Jemmy. (and/rif)

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Pemandian Banyubiru Belum Bisa Dibuka, PAD pun Susah

Politik

Didapuk Jadi Ketua Gerindra Pasuruan, Fokus Politisi Muda Ini Bisa Bikin Was-was Partai Lain
Rapat : eksekytif saat lakukan paparan Rencana Tata Ruang Wilayah di gedung DPRD

Berita

6 dari 7 Fraksi DPRD Sepakat Pengesahan RTRW Ditunda.

Politik

Sowan ke Ulama Kota Pasuruan, Ghina Rabbani Wasisto Mendapat Doa dan Dukungan Kyai

Berita

Lima Pengurus PAC Lurug Kantor DPC PDIP Pasuruan, Protes Penjaringan Ketua “Titipan”

Politik

DPRD Menilai Kinerja KPU Tak Becus, Tekait Alat Peraga Kampanye Dipasang Ngawor

Berita

Anwar Sadad: SMAN 1 Taruna Madani Jangan Sampai Mereduksi Hak-hak Masyarakat Bangil

Politik

Pengurus TIDAR Kabupaten Pasuruan Dilantik, Ini Misi Yang Dibidik..!!