Home / Berita

Minggu, 19 Oktober 2025 - 12:49 WIB

Musda Ke-7 LDII Kabupaten Pasuruan Lahirkan Pengurus Tiga Generasi

PASURUAN, TitikSatu.com – Musyawarah Daerah (Musda) ke-7 Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Pasuruan tak hanya menjadi forum pergantian kepengurusan. Lebih dari itu, momentum ini dimaknai sebagai ajang meneguhkan semangat regenerasi dan memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah serta ormas Islam lain.

Kegiatan yang digelar Minggu (19/10) itu berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan. Hadir langsung Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo bersama jajaran Forkopimda dan sejumlah tokoh agama. Dalam suasana hangat, Musda LDII kali ini menjadi ruang silaturahmi antara pemerintah, ulama, dan umat.

Ketua DPW LDII Jawa Timur, Muhammad Amrozi Konawi, dalam sambutannya menekankan pentingnya regenerasi yang berlapis dan berkelanjutan. Ia berharap pengurus baru LDII Kabupaten Pasuruan mampu menjaga kesinambungan organisasi dengan pola kaderisasi yang kokoh.

Baca Juga  Hmmm...Ibu dan Anak Ini, Bikin Dua Sekolah Tak Bisa PTM

“Harapan kami, pengurus baru LDII di Pasuruan terdiri dari tiga lapis: kader senior, menengah, dan junior. Ini seperti pesan sahabat Nabi Salman Alfarizi agar regenerasi tidak putus. Yang senior di depan, disupport kader menengah dan junior di belakangnya. Dengan begitu, perjuangan dakwah bisa terus berlanjut dari generasi ke generasi,” ujar Amrozi.

Menurut Amrozi, pola tiga lapis ini bukan hanya strategi organisasi, tapi juga nilai dakwah yang selaras dengan semangat kebersamaan dalam Islam. “Sinergi antargenerasi ini akan membuat LDII lebih adaptif menghadapi zaman tanpa kehilangan akar nilai,” imbuhnya.

Baca Juga  Desak Hukuman Maksimal Bos Tambang, PORTAL Datangi Pengadilan Tinggi

Selain soal regenerasi, Amrozi juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Pasuruan terhadap kegiatan Musda kali ini. Ia menyebut, kepemimpinan Bupati Rusdi menjadi teladan dalam membangun komunikasi lintas organisasi keagamaan.

“Sinergi ini sangat membanggakan. LDII di Pasuruan sudah berintegrasi dengan MUI, NU, dan Muhammadiyah melalui hubungan yang saling menghormati,” terang Amrozi.

Sementara itu, Bupati Pasuruan Mas Rusdi dalam sambutannya menyoroti pentingnya menjaga harmoni antarumat di tengah derasnya arus digitalisasi. Menurutnya, tantangan terbesar dakwah modern justru lahir dari media sosial.

Baca Juga  Kejari Hentikan Penyelidikan Kasus Pokir. Salah Satu Alasannya, Karena Ada Yang Meninggal

“Sekarang banyak orang belajar agama hanya dari Google tanpa bimbingan guru. Akibatnya, banyak salah tafsir yang bisa memecah belah umat,” ujarnya.

Ia mengingatkan agar dakwah harus bertransformasi mengikuti perkembangan teknologi, tanpa kehilangan nilai kesejukan dan kebersamaan. “Perbedaan pandangan harus diselesaikan lewat musyawarah dan dialog, bukan saling menuduh,” tegas Mas Rusdi.

Musda kemudian ditutup dengan pembacaan rekomendasi organisasi dan doa bersama. Para peserta sepakat untuk membawa semangat regenerasi tiga lapis ini sebagai dasar membangun LDII yang lebih solid, terbuka, dan kolaboratif di masa depan. (ant/rif)

 

 

Share :

Baca Juga

Berita

Tak Tinggal Diam, Kemensos Salurkan Bantuan Bagi Korban Bencana di Prigen
Penyuluhan : Ratusan Mahaiswa dan Mayarakat antusias ikuti penyuluhan di kantor Desa Kluwut, Kecamatan Wonorejo

Berita

Waris, Wakaf, Hibah dan Wasiat Sering Jadi Polemik. Mahasiswa Unmer Pasuruan Berikan Solusi
Teks foto : Wadek III Wiwin Arista, SH,. MH. Narasumber dalam FGD di Unmer Pasuruan (foto :rif)

Berita

Bullying Dipasuruan Cukup Tinggi, Unmer Pasuruan Gelar FGD Bersama 25 Lembaga Pendidikan
Orasi : Warga dari 6 Desa melakukan aksi disepan PT. Satoria, Kejayan, Kabupaten Pasuruan

Berita

Tak Betah Dicekoki Limbah, Warga dari 6 Desa Luruk PT. Satoria,

Berita

Gelaran Karnaval Jadi Sorotan LIRA, Polres Pasuruan Siap Perketat Izin Keramaian
Foto : Nurul Huda warga Dermo, Kec Bangil saat pampang surat pernyataan di rumahnya

Berita

PEMOHON BANTAH ADANYA TARIKAN JUTAAN RUPIAH PTSL Di MANARUWI

Berita

Innalillah…Pria Ini Meninggal Telanjang, Pengaruh Obat Kuat?

Berita

Polemik Sound Horeg Berakhir, DPRD Minta Karnaval Tak Langgar Aturan