Home / Pemerintahan

Kamis, 11 Desember 2025 - 20:59 WIB

BGN Dorong SPPG Se-Pasuruan Raya Tingkatkan Kualitas Pelayanan MBG

PASURUAN, TitikSatu.com- Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan evaluasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Pasuruan. Seluruh SPPG diminta meningkatkan kualitas pelayanan.

Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menjalankan aturan dan standar keamanan pangan sesuai ketentuan.

Wkil Kepala BGN Bidang Komunikasi dan Investigasi Nanik Sudaryati Deyang, hadir bersama Direktur Pemantauan dan Pengawasan Wilayah 2, Brigjen TNI Albertus Dony Dewantoro, serta Direktur Pemenuhan Gizi, Enny Indarti. Ketiganya disambut Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo, Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo dan Wakil Wali Kota Muhammad Nawawi.

Baca Juga  RPJMD Jadi Jurus Bupati Mas Rusdi Jemput Pasuruan Maju, Sejahtera, Berkeadilan

Brigjen TNI Albertus meminta seluruh SPPG segera mengurus Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Menurutnya, sertifikat tersebut wajib untuk menjamin keamanan pangan yang disajikan dalam program MBG.

“Jangan menunggu. Koordinasikan dengan Korcab, Korwil, dan Dinas Kesehatan agar prosesnya cepat,” ujar Albertus.

Dari total 42 SPPG, baru 11 unit yang telah mengantongi SLHS. Sisanya tengah menunggu verifikasi untuk penerbitan sertifikat.

Albertus meminta setiap SPPG memasang tugas dan SOP yang mudah dibaca seluruh petugas. Ia menegaskan perlunya papan besar agar seluruh tata cara dan larangan dapat dipahami dengan jelas.

Baca Juga  Genjot Investasi, Bupati Mas Rusdi Perjuangkan Perubahan RTRW

“Buat SOP ukuran besar. Semua kewajiban dan larangan harus terlihat jelas oleh pekerja,” tegasnya.

Bupati Rusdi Sutejo membenarkan sebagian SPPG telah tersertifikasi. Namun sisanya masih menjalani pengecekan agar standar higienitas dapur hingga penyajian benar-benar terpenuhi.

“Penerbitan SLHS dilakukan sangat cermat. Dinkes mengecek semuanya agar tidak ada yang terlewat,” jelas Rusdi.

Baca Juga  Pemkab Pasuruan Raih Insentif Fiskal Rp7,15 Miliar karena Sukses Turunkan Stunting

Ia memastikan bahan baku makanan yang digunakan SPPG di Kabupaten Pasuruan berasal dari produsen lokal. Stok bahan pokok dinyatakan aman dan mencukupi kebutuhan harian.

“Sayur, telur ayam, hingga daging berasal dari pemasok lokal dan aman untuk aktivitas SPPG,” ujarnya.

Rusdi berpesan agar SPPG aktif berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk SPPG yang sudah berjalan baik. Menurutnya, keterbukaan dan kemauan belajar penting untuk meningkatkan kualitas layanan.

“Kalau ada kekurangan, jangan ragu bertanya. Belajar dari dapur yang sudah tertata,” pesannya.(mo/rif)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

APBD Perubahan 2025 Resmi Disahkan, Bupati Berharap Fiskal 2026 Lebih Longgar

Pemerintahan

Beasiswa dan Bonus Fantastis Menanti Atlet Porprov Pasuruan

Berita

Keren…DPRD Berkomitmen Lakukan Peningkatan Pelayan Dapatkan Nilai IKM Terbaik

Pemerintahan

Datangi BLKLN, Menteri Karding Pastikan Calon PMI Terlindungi

Ekonomi

Gebrakan Pemkab Pasuruan: SIKAP SAE Go Digital, IKM Siap Kuasai Pasar Global

Pemerintahan

Desak Penutupan Tambang Ilegal, Ayi Suhaya: Merugikan Masyarakat

Pemerintahan

Real Estate Prigen Berubah Jadi Wisata Terpadu, DPRD Kabupaten Pasuruan Minta Patuhi Rekomendasi Pansus

Pemerintahan

Pemkab Pasuruan Didesak Tegas Soal Tunggakan Plaza Bangil