Home / Pemerintahan

Kamis, 18 Desember 2025 - 12:08 WIB

Kades Se-Pasuruan Diwarning, BPKP: Jangan Asal Serap Anggaran

PASURUAN,TitikSatu.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan memberikan “warning” keras kepada seluruh kepala desa dan camat terkait pengelolaan keuangan desa. Memasuki tahun anggaran 2025, penggunaan Dana Desa (DD) ditegaskan wajib berjalan di atas rel regulasi yang ada. Tujuannya satu: agar setiap rupiah yang dikucurkan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh rakyat, bukan justru berujung masalah hukum.

Pesan penting ini mengemuka dalam forum Focus Group Discussion (FGD) Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa Kabupaten Pasuruan Tahun 2025. Acara digelar di Auditorium Mpu Sindok, Lantai 2 Gedung Perkantoran Raci, Kamis (18/12/2025).

Baca Juga  Pemkab Pasuruan Menargetkan Pendapatan APBD 2027 Tembus Rp3,5 Triliun

Sekda Yudha Tri Widya Sasangka mengungkapkan bahwa penguatan tata kelola keuangan desa kini menjadi atensi serius pemerintah pusat. Hal ini selaras dengan instruksi Presiden RI untuk membangun kekuatan ekonomi mulai dari level paling bawah, yakni desa.

Baca Juga  Bupati Rusdi Sutejo Hapus Piutang PBB P2 Rp 24 Miliar Lebih

“Upayakan tata kelola pemerintahan desa terus kita lakukan sesuai dengan atensi Bapak Presiden. Prinsip membangun desa dari bawah menjadi kunci untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Desa yang dikelola dengan baik akan menjadi fondasi kuat pembangunan daerah,” tegas Yudha.

Di sisi lain, perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Putu Yudha Tenaya, mengingatkan bahwa akuntabilitas dan transparansi adalah harga mati. Menurutnya, kesuksesan pengelolaan Dana Desa tidak hanya diukur dari terserapnya anggaran, tapi sejauh mana kualitas hidup warga desa meningkat.

Baca Juga  APBD Perubahan 2025 Resmi Disahkan, Bupati Berharap Fiskal 2026 Lebih Longgar

“Pengelolaan dana DD selain harus sesuai regulasi, yang tak kalah pentingnya juga harus efektif dan berdampak langsung pada masyarakat. BPKP akan terus melakukan pendampingan agar praktik pengelolaan yang profesional bisa berkelanjutan,” jelas Putu. (rif/mo)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Anggaran Pasuruan ‘Gemuk’ Rp 4 Triliun, Bupati Rusdi Sutejo Beberkan Rinciannya

Pemerintahan

Wali Kota Pasuruan Copot Rudi dari Jabatan Sekda, Meritokrasi atau Punishment?

Pemerintahan

Datangi BLKLN, Menteri Karding Pastikan Calon PMI Terlindungi

Pemerintahan

Pemkab Pasuruan Raih Insentif Fiskal Rp7,15 Miliar karena Sukses Turunkan Stunting

Pemerintahan

Lantik Empat Pejabat Eselon II, Bupati Pasuruan: Jabatan Itu Amanah

Pemerintahan

DPRD Kabupaten Pasuruan Sepakati KUA-PPAS 2027

Pemerintahan

Bupati Pasuruan Genjot KONI Tingkatkan Prestasi Pada Porprov 2027

Pemerintahan

Support Pengentasan Kawasan, Pemkab Pasuruan Buka Akses 100 SR