Home / Ekonomi

Sabtu, 15 November 2025 - 07:58 WIB

Satgas Pangan Sidak Harga Sembako di Pasaran

PASURUAN, TitikSatu.com – Tim Satgas Pangan Polres Pasuruan bersama Badan Pangan Nasional dan Bulog Cabang Malang melakukan pemantauan harga beras di sejumlah pasar tradisional dan toko modern di wilayah Kabupaten Pasuruan, Kamis (13/11/2025).

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.00 WIB itu dilakukan sebagai upaya pengendalian harga dan memastikan ketersediaan beras di pasaran tetap aman. Pemantauan dilakukan di beberapa titik, antara lain Pasar Bangil dan toko modern di Kecamatan Bangil.

Kasat Reskrim Polres Pasuruan, AKP Adimas Firmansyah, yang turut memimpin kegiatan mengatakan bahwa pemantauan lapangan dilakukan bersama unsur Badan Pangan Nasional dan Bulog Cabang Malang.

Baca Juga  Satgas Pangan Polres Pasuruan "Pasang Mata", Penimbun Sembako Siap-siap Disikat

“Kami bersama tim Satgas Pangan melakukan pengecekan langsung ke sejumlah toko tradisional dan modern. Hasilnya, stok beras di Kabupaten Pasuruan relatif aman dan harga mulai menunjukkan tren penurunan, khususnya untuk beras medium,” ujar AKP Adimas.

Dari hasil pengecekan di Pasar Bangil, tim menemukan bahwa harga beras medium dijual sekitar Rp13.500 per kilogram di beberapa toko seperti Toko Akbar, Toko Sumber Baru, dan Toko Trita Jaya. Pada toko Akbar, pemilik toko mengaku harga beli dari distributor turun sekitar Rp1.500 per kemasan 5 kilogram.

Baca Juga  Ganti Elpiji Impor, HCML Pasok Gas ke Kilang Mini LNG Pertama di Jawa

Sedangkan di toko modern seperti Indomaret Bangil di Jalan Gajah Mada, harga beras premium tercatat Rp74.500 per 5 kilogram (atau Rp14.900 per kilogram), sementara beras SPHP dijual seharga Rp62.500 per 5 kilogram (sekitar Rp12.500 per kilogram).

Menurut Adimas, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya mencegah potensi permainan harga dan memastikan tidak ada penimbunan oleh pihak tertentu.

Baca Juga  Pengedar Sabu Dibekuk, Polisi Amankan 9,2 Gram

“Kami akan terus melakukan pemantauan rutin. Bila ditemukan adanya indikasi pelanggaran seperti penimbunan atau manipulasi harga, tentu akan kami tindak sesuai aturan,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolres Pasuruan, AKBP Jazuli Dani Iriawan, menyampaikan apresiasi terhadap langkah cepat yang dilakukan tim Satgas Pangan.

“polres Pasuruan berkomitmen menjaga stabilitas pangan di daerah. Kami berkolaborasi dengan instansi terkait agar distribusi dan harga beras tetap terkendali, sehingga masyarakat tidak terbebani,” ujarnya. (man/rif)

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Gebrakan Pemkab Pasuruan: SIKAP SAE Go Digital, IKM Siap Kuasai Pasar Global

Ekonomi

Pekan Wirausaha, 200 Korban PHK Dilatih Jadi Wirausahawan Baru

Ekonomi

Satgas Pangan Polres Pasuruan “Pasang Mata”, Penimbun Sembako Siap-siap Disikat

Ekonomi

Pasar Murah Polres Pasuruan, 1 Ton Beras Ludes dalam 2,5 Jam

Ekonomi

Kolaborasi HR Club dan Pemkab Pasuruan Targetkan Serap 100 Persen Lulusan BLK

Ekonomi

Menolak Untuk Mati, Wisata Banyu Mili Terus Lakukan Inovasi

Ekonomi

Dua Tim Voli Jadi Jawara Indomaret Poinku Volley Ball Tournament 2022, Ini Harapan Bupati

Ekonomi

Pemandian Banyubiru Belum Bisa Dibuka, PAD pun Susah