Home / Ekonomi

Jumat, 8 Agustus 2025 - 13:14 WIB

Pekan Wirausaha, 200 Korban PHK Dilatih Jadi Wirausahawan Baru

PASURUAN, TitikSatu.com – Pemerintah Kabupaten Pasuruan terus mendorong pengembangan ekonomi masyarakat lokal, khususnya bagi warga terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK). Salah satu langkah nyata terlihat pada gelaran Pekan Wirausaha Kabupaten Pasuruan yang digelar pada Jumat, 8 Agustus 2025 di Sampoerna Entrepreneurship Training Center, Dusun Betiting, Desa Gunting, Kecamatan Sukorejo.

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemkab Pasuruan dengan PT HM Sampoerna Tbk. Sukorejo dan diikuti oleh sekitar 200 peserta yang seluruhnya merupakan korban PHK. Mereka mendapatkan pelatihan intensif untuk memulai usaha secara mandiri.

Baca Juga  Direksi dan Dewan Komisaris PT Pegadaian Dirombak. Ini Nama-nama Pejabat Pegadaian yang Baru

Wakil Bupati Pasuruan, KH Shobih Asrori, menyampaikan apresiasinya kepada PT HM Sampoerna atas peran aktifnya dalam membina wirausaha lokal.

“Kami ucapkan terima kasih kepada PT HM Sampoerna Tbk. atas inisiatifnya menggelar Pekan Wirausaha di Sukorejo ini. Kami berharap 200 peserta pelatihan ini bisa tumbuh menjadi pengusaha sukses yang tangguh dan mandiri,” ujar Gus Shobih, sapaan akrab Wakil Bupati.

Baca Juga  RPJMD Jadi Jurus Bupati Mas Rusdi Jemput Pasuruan Maju, Sejahtera, Berkeadilan

Turut hadir dalam acara ini, Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Menaker RI), Yassierli, yang memberikan dukungan langsung terhadap program pelatihan tersebut. Menaker menyatakan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar pelatihan, melainkan juga bagian dari inkubasi usaha.

Baca Juga  Pastikan Aman, Kelangkaan Gas Elpiji Melon, Hanyalah Isu

“Saya ingin peserta benar-benar memanfaatkan pelatihan ini. Jika ada ide usaha yang potensial, bisa langsung dikembangkan melalui inkubasi, bahkan bisa terhubung dengan perbankan seperti program KUR untuk permodalan,” jelas Menaker Yassierli.

Ia juga mendorong perusahaan lain di Indonesia untuk ikut serta memperkuat hubungan industrial yang harmonis demi menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang lebih inklusif dan berkelanjutan. (ant/rif)

Share :

Baca Juga

Ekonomi

21 Persen Keluarga di Pasuruan Dipegang Perempuan, DPRD Dorong Pemberdayaan

Ekonomi

Kolaborasi HR Club dan Pemkab Pasuruan Targetkan Serap 100 Persen Lulusan BLK

Ekonomi

Bisa Hantam IHT, Misbakhun Minta Pemerintah Bijak Keluarkan Aturan

Ekonomi

Bangun Stand Sedap Malam, Disperindag Siapkan Rp 150 Juta

Ekonomi

Prihatin Minyak Goreng Tinggi, Ini Cara Ketua Dewan Menyikapi. Asli, Bikin Kagum!

Ekonomi

Miris..! 12 Bulan Kerja Tak Dibayar, Nasib Buruh PT Karya Mitra Lebih Memilukan Ketimbang TKI Luar Negeri

Ekonomi

Pesta Rakyat Simpedes Pandaan 2023, Sukses Sedot 20 Ribu Pengunjung

Ekonomi

Menolak Untuk Mati, Wisata Banyu Mili Terus Lakukan Inovasi