Home / Lainnya

Rabu, 20 Agustus 2025 - 12:29 WIB

Paripurna KUAPPAS, DPRD dan Eksekutif Sinergi Dalam Peningkatan Ekonomi Daerah Dan Kesejahteraan Masyarakat Pasuruan

PASURUAN, titiksatu.com- Rapat Sidang Paripurna pertama tentang penyampaian KUA – PPAS Tahun Anggaran 2026  di ruang rapat paripurna DPRD, Raci, Bangil, Kabupaten Pasuruan. <span;>Jum’at, (15 Agustus 2025) siang.

Dalam sidang itu Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Samsul Hidayat, S.Ag., M.Pd.I., memimpin Rapat Paripurna yang diikuti oleh seluruh Anggota DPRD Kabupaten Pasuruan dan Seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah.

Samsul Hidayat menegaskan komitmen DPRD untuk mengawasi setiap rupiah anggaran agar transparan, akuntabel, dan berpihak pada kepentingan masyarakat. Ia menekankan bahwa anggaran harus memiliki manfaat langsung, terutama untuk hajat hidup orang banyak.

Baca Juga  R-APBD 2023 Disahkan. Segini Kekuatan Anggaran Daerah

“Kami ingin memastikan setiap rupiah anggaran, memiliki manfaat langsung bagi masyarakat,” kata Samsul

Ia menambahkan, penyusunan Rancangan KUA dan Rancangan PPAS Tahun Anggaran 2026 berdasarkan dokumen Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kabupaten Pasuruan Tahun 2026 yang ditetapkan dengan Peraturan Bupati Pasuruan Nomor 32 Tahun 2025, yang telah disinkronkan dengan RKP Nasional dan RKPD Provinsi Jawa Timur Tahun 2026.

Baca Juga  Popularitas Gus Mujib Capai 92 Persen, PKB Optimis Menang

Ditempat yang sama penyampaian KUA-PPAS Tahun Anggaran 2026 disampaikan dengan gamblang  oleh Wakil Bupati Pasuruan, H.M. Shobih Asrori, ia mengatakan suatu Arah Kebijakan Pembangunan Kabupaten Pasuruan pada tahun 2026 adalah pada Hilirisasi Potensi Unggulan Daerah dan Peningkatan Produktivitas Usaha Mikro Melalui Integrasi dan Kolaborasi Lintas Sektoral Untuk Mewujudkan Kemandirian Pangan dan Pertumbuhan Ekonomi. Peningkatan  skala prioritas pembangunannya meliputi ; Hilirisasi yang berfokus pada pengolahan hasil pertanian dan potensi daerah lainnya untuk meningkatkan nilai tambah ekonomi, dan Peningkatan produktivitas dengan meningkatkan efisiensi dan efektivitas sektor unggulan daerah agar memberikan dampak positif yang lebih besar bagi masyarakat, serta Integrasi dan kolaborasi yaitu dengan membangun sinergi antar berbagai sektor dan pemangku kepentingan untuk mencapai tujuan pembangunan yang lebih komprehensif.

Baca Juga  Pusaka Soroti Kinerja Pol PP dan Bea Cukai Tak Mampu Tangkap Mafia Cukai

Dalam proses pembahasan berikutnya kami berharap semua pihak dapat bekerja sama sehingga dapat diselesaikan sesuai jadwal dan memperoleh hasil yang terbaik demi terwujudnya kemaslahatan warga kabupaten pasuruan (bt/rif)

Share :

Baca Juga

Lainnya

10 Hal Tentang Kenikmatan dan Rasa Sakit Saat Berhubungan Seks
Foto : Ketua AMDATARA jatim Wibisono bersama HRD PT. Danon Aqua pandaan meyerahkan bantuan air mineral kepada Kades Jatiarjo

Lainnya

AMDATARA Jatim Salurkan Ratusan Produk AMDK untuk Warga Terdampak Karhutla Gunung Arjuno

Lainnya

Jalan Berlubang Jadi Teror, Pengendara Perempuan Jadi Korban

Lainnya

Tak Gentar Laporan Dari PORTAL, Mafia Tambang Nekat Buka.

Lainnya

10 Bahaya Patah Hati bagi Kesehatan Cara Cepat Move On!

Lainnya

Jatuh Dari Motor, Disasak Dump Truk, Seorang Barber Tewas

Lainnya

Saksi Ahli Buka Tabir Dalam Praperadilan HARVEST Dan HARVESTLUXURY Itu Beda

Lainnya

Wartawan Diusir Lakukan Peliputan Launching Komisioner KPU Minta Maaf