Home / Hukum & Kriminal

Jumat, 6 Januari 2023 - 20:45 WIB

Dibacok Kawanan Begal, Korban Sekarat, Motor Diembat

Ilustrasi huffingtonpost.com/tempo

REMBANG, titiksatu.com – Kawanan begal beraksi. Mereka tak hanya meggarong motor, tetapi juga membacok korban hingga membuat korban tak sadar.

Aksi begal itu, berlangsung Jumat petang (6/1). Korbannya, menimpa Sofi, 23, warga Krengi, Kecamatan Rembang. Ketika itu, ia disebut-sebut sedang janjian dengan seseorang di Rembang.

Baca Juga  Sidang Paripurna DPRD Setujui Raperda APBD 2025

Saat menunggu di persimpangan Rembang, tiba-tiba kawanan pelaku datang. Mereka langsung menyerang korban. Membacok korban secara membabi buta.

Korban pun menderita luka bacok parah. Luka itu didapatkan di bagian kepala dan tangan korban. Begitu melihat korban tergeletak, pelaku kabur dan membawa motor Honda Beat korban. Sementara, korban dilarikan ke RSUD Bangil dengan penuh bersimbah darah.

Baca Juga  Babak Baru Dugaan Pungli Pasar Cheng Hoo, Polisi Lakukan Pengusutan

Padahal, motor tersebut baru dibeli korban. Kapolsek Rembang, AKP Slamet Aji mengungkapkan, korban menderita luka parah. Ia belum bisa memintai keterangan terhadap korban.

Baca Juga  Sambut UHC, Legislatif Minta Fasilitas Puskesmas Ditingkatkan

“Kami masih mendalami kejadian tersebut. Beberapa saksi kami mintai keterangannya,” jelasnya. (and/rif)

Share :

Baca Juga

Hukum & Kriminal

PORTAL Ancam Lapor Presiden Jika Kawasan Lindung Wonosunyo Tetap Ditambang

Berita

Eksepsi Kasus Perusakan Makam, Dakwaan JPU Tak Ungkap Pelaku Utama

Hukum & Kriminal

Duo Spesialis Bobol Sekolah Antar Daerah Ditangkap. Penadahnya Juga Diseret ke Penjara

Hukum & Kriminal

Esepsi Andrias, si Bos Tambang Dinilai JPU Tak Layak Diterima

Berita

Habiskan Sabu-Sabu 1 Kilogram Sehari, Pengedar Asal Pandaan Di Krangkeng Polres Pasuruan

Hukum & Kriminal

Ungkap Kasus Peredaran Sabu, Polres Pasuruan Amankan Dua Pengedar

Hukum & Kriminal

Antisipasi Peredaran Miras Ilegal, Polisi Sisir Kafe di Pandaan

Hukum & Kriminal

Dugaan Pemotongan Insentif di BPKPD Bisa Berlangsung Sejak Lama, Kejari Diminta Tak Ragu Mengusutnya