Home / Berita

Senin, 28 November 2022 - 19:47 WIB

Gruduk Kantor Desa, Warga Minta Kasun Talun Dicopot. Ini Alasannya…

PROTES : Warga Talun, Desa Gununggangsir, Kecamatan Beji saat meluruk balai desa setempat. Mereka mendesak agar Kasun Talun, Wirai dinonaktifkan.

BEJI, titiksatu.com – Kantor Desa Gununggangsir, Kecamatan Beji, diserbu warga. Mereka mendesak agar Kasun Talun, Desa Gununggangsir, Kecamatan Beji, Wirai, dinonaktifkan dari jabatannya.

Aksi tersebut berlangsung Senin (28/11). Ada beberapa hal yang membuat Warga Dusun Talun, Desa Gununggangsir, kesal dengan kepala dusunnya. Salah satunya, Wirai tidak memberikan pelayanan yang memuaskan bagi masyarakat. Ia bahkan lebih pro kepada pendatang atau warga luar daerah, ketimbang warganya sendiri.

Wirai juga dianggap tidak transparan dalam pembangunan yang ada di dusun dan juga pengelolaan keuangan kas dusun. Ia juga menarik sewa bangunan di TKD, meski sebenarnya warga mendorong sterilisasi di Tanah Kas Desa.

Baca Juga  Pusaka Soroti Kinerja Pol PP dan Bea Cukai Tak Mampu Tangkap Mafia Cukai

Koordinator aksi, Uri Aksadani mengatakan, birokrasi yang dibuat Wirai terlalu ribet dan menyulitkan warga. Misalnya ketika ada warga hendak meminta tanda tangan untuk syarat masuk kerja ke perusahaan yang pernah ditempati. Wirai, tampak berat bahkan tak memberi.

Dalam hal pembangunan dan pengelolaan kas dusun, ia tak memiliki transparansi. Ketika ada sokongan dari perusahaan untuk pembangunan pagar makam misalnya. Ia tak membeberkan ke warga. Begitu juga dengan masalah kas. Meski selalu ditanya, ia juga senantiasa menghindari.

Baca Juga  Sungguh Tega...! Takut Aib Terbongkar, Ibu dan Tunangan Bungkus dan Kubur Bayinya

Ditambah lagi, penarikan untuk lapak yang berada di TKD. Warga menghendai untuk sterilisasi. Tapi yang bersangkutan terus melakukan penarikan. Nilainya jutaan rupaih per bangunan.

“Ia juga lebih memihak kepada pendatang atau warga luar daerah. Hal itu terbukti ketika warga hendak mendirikan lapak di tepi jalan misalnya. Pengajuan izin sulit setengah mati. Tapi, ketika ada orang luar daerha, tiba-tiba langsung berdiri. Kok bisa?,” sesalnya.

Hal inilah yang membuat warga menghendaki. Agar Wirai dinonaktifkan dari jabatannya. Karena warga Talun sudah gerah dengan ulahnya.

Baca Juga  Miris...! Kekerasan Anak di Kabupaten Pasuruan, Meningkat

Kepala Desa Gununggangsir, Kecamatan Beji, H.M. Yasin mengaku, sangat kaget dengan aksi yang dilakukan warga. Ia pun tak bisa memberikan keputusan. Karena harus berkoordinasi terlebih dahulu dengan pihak kecamatan.

“SK  pengangkatan memang dari kepala desa. Namun, rekomendasinya, dari kecamatan. Kami tidak bisa serta merta menonaktifkan kepala dusun atau kepala wilayah. Kami akan komunikasi dulu dengan Pak Camat, karena beliaulah yang memberikan rekomendasi,” bebernya.

Belum ada konfirmasi dari Kasun Talun, Wirai. Saat dihubungi belum terangkat. (and/rif)

Share :

Baca Juga

Berita

Dua Rumah Rusak, Wabup Pasuruan Bertindak

Berita

Ketegasan Pemerintah Dipertanyakan, Banyak Tambang Diduga Ilegal di Kabupaten Pasuruan, Dibiarkan

Berita

Grebek Suami Selingkuh, Mama Muda Asal Grati Lapor Polisi
Dr Ronny Winarno SH M hum

Berita

MORAL BANGSA dan KARISMATIK PERTIWI

Berita

Pj Bupati Pasuruan Rentan “Orang Titipan”, Aktivis Siap Hadang

Berita

Apel Operasi Lilin Semeru 2025, Polres Pasuruan Perketat Pengamanan Nataru

Berita

Perjuangkan Hak Redistribusi Tanah, Puluhan Warga Tambaksari Datangi BPN

Berita

Depresi, Pelajar Asal Sukorejo Meninggal Disambar Kereta Api