Home / Pemerintahan

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:35 WIB

Usai Serap Aspirasi, DPRD Kabupaten Pasuruan Godok Arah Pembangunan Daerah Tahun 2027

PASURUAN, TitikSatu.com – Estafet pembangunan di Kabupaten Pasuruan untuk tahun 2027 mulai dipetakan. Menindaklanjuti tuntasnya agenda reses di seluruh daerah pemilihan (dapil), DPRD Kabupaten Pasuruan menggelar rapat paripurna internal di Gedung Dewan, Kamis (5/3/2026).

Sidang ini menjadi panggung krusial bagi para wakil rakyat untuk menyuarakan “curhatan” konstituen yang dihimpun selama turun ke lapangan. Aspirasi tersebut nantinya akan diramu menjadi pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD sebagai bahan pertimbangan utama dalam menyusun prioritas pembangunan daerah tahun mendatang.

Baca Juga  Polemik Sound Horeg Berakhir, DPRD Minta Karnaval Tak Langgar Aturan

Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Samsul Hidayat, menegaskan bahwa paripurna internal ini merupakan jembatan legal untuk memastikan suara rakyat tidak menguap begitu saja. Menurutnya, hasil dialog publik dan kunjungan kerja anggota dewan adalah basis data paling autentik dalam merumuskan rekomendasi pembangunan.

“Aspirasi masyarakat yang kami terima selama masa reses adalah ‘nyawa’ dari kebijakan ke depan. Kami bahas secara mendalam agar arah pembangunan daerah benar-benar linear dengan kebutuhan riil di tingkat bawah,” ujar Samsul.

Baca Juga  Banyak Pekerjaan Belum Tuntas, Legislatif beri Rekomendasi Ini Untuk Pemkab Pasuruan

Beberapa sektor strategis yang mendominasi usulan masyarakat antara lain:

  • Penguatan Ekonomi Kerakyatan: Stimulus bagi UMKM dan sektor pertanian.
  • Pemerataan Infrastruktur: Perbaikan jalan poros desa dan irigasi.
  • Kualitas Layanan Dasar: Peningkatan fasilitas pendidikan dan kesehatan.
  • Pengentasan Kemiskinan: Program bantuan sosial yang lebih tepat sasaran.

DPRD berharap hasil godokan dalam paripurna internal ini menjadi masukan strategis bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan. Sinergi antara legislatif dan eksekutif dinilai sebagai kunci agar Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tidak hanya habis untuk rutinitas, tetapi memberikan multiplier effect bagi kesejahteraan warga.

Baca Juga  Bupati Rusdi Sutejo Rombak Besar-besaran 136 Pejabat

“Kami ingin program yang dirancang nantinya tidak hanya bagus di atas kertas, tapi memberikan manfaat nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat,” tegas Samsul.

Ia menambahkan, DPRD akan terus mengawal setiap tahapan perencanaan hingga pelaksanaan. Tujuannya satu: memastikan setiap rupiah uang rakyat kembali ke rakyat dalam bentuk pembangunan yang efektif dan berdampak luas. (rif)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Peringati HUT Bayangkara ke 80 Polres Pasuruan Gelar Turnamen Offline MLBB Kapolres Esport Cup Road To Kapolri Cup Di Sentra UMKM

Pemerintahan

Pemkab Pasuruan Sukses Pertahankan Opini WTP 13 Kali Berturut-turut

Pemerintahan

Tender Taman Tematik Krampayangan, Kota Pasuruan Telah Ditata?

Berita

DPRD Pasuruan Genjot Pembahasan 36 Raperda

Pemerintahan

Mudik Gratis Pasuruan Dibuka: Lima Bus Siap Antar Pemudik ke Kampung Halaman

Pemerintahan

Anggaran Pasuruan ‘Gemuk’ Rp 4 Triliun, Bupati Rusdi Sutejo Beberkan Rinciannya

Pemerintahan

Tingkat Kesejateraan dan Berkeadilan, Komisi DPRD Berikan Rekomendasi Di Paripurna II

Pemerintahan

Datangi BLKLN, Menteri Karding Pastikan Calon PMI Terlindungi