Home / Lainnya

Minggu, 21 Juli 2019 - 02:03 WIB

Telur Mentah, Bikin Sehat atau Berbahaya Jika Dikonsumsi?

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

telur-utuh-doktersehat

DokterSehat.Com– Jika dicermati, cukup banyak orang yang sengaja mengonsumsi telur mentah. Selain dijadikan campuran jamu, terkadang telur mentah juga bisa dikonsumsi langsung begitu saja atau dijadikan tambahan pada beberapa jenis makanan. Mereka yang mengonsumsinya menganggap telur mentah berkhasiat bagi kesehatan. Apakah anggapan ini memang benar?

Anggapan bahwa telur mentah berkhasiat

Telur mentah sebenarnya cukup sering digunakan sebagai bahan campuran saat membuat berbagai macam makanan seperti adonan kue atau dijadikan krim dan saus makanan. Keberadaan telur mentah ini bisa membuat adonan mengembang, lebih lembut, dan kental. Hanya saja, ada sebagian adonan yang tidak dimasak kembali sehingga sebenarnya saat mengonsumsinya kita mengonsumsi telur mentah.

Selain itu, banyak orang yang menjadikan telur mentah sebagai campuran minuman tradisional susu telur madu jahe (STMJ). Bahkan, sebagian olahragawan percaya jika telur mentah yang dicampur dalam minuman protein shake akan semakin meningkatkan stamina.

Baca Juga  Bikin Terenyuh, Korban Begal Rembang Dihadiahi Motor oleh Ketua Dewan

Memang, pakar kesehatan menyebut telur yang belum dimasak memiliki kandungan vitamin, mineral, lemak, dan antioksidan yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan telur yang sudah dimatang, namun bukan berarti kita bisa sembarangan mengonsumsi telur mentah.

Sebenarnya, protein di dalam telur mentah lebih sulit diserap oleh tubuh

Anggapan bahwa telur mentah bisa menyediakan protein dengan jumlah yang lebih tinggi bisa dianggap kurang tepat. Hal ini disebabkan oleh kondisinya yang masih mentah justru membuat tubuh kesulitan untuk menyerap protein. Meski jumlahnya lebih banyak, tentu hal ini akan percuma karena hanya sedikit protein yang bisa diserap.

Penelitian yang dilakukan pada 2004 yang dipublikasikan dalam International Journal of Food Sciences and Nutritioni justru mengungkap fakta bahwa tubuh lebih banyak menyerap protein yang ada di dalam telur matang. Jumlahnya bisa mencapai 90 persen. Jika kita makan telur mentah, hanya 50 persen protein di dalam telur yang akan diserap.

Baca Juga  7 Makanan Enak Ini Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Selain protein, penyerapan biotin juga tidak maksimal

Selain protein, pakar kesehatan menyebut proses penyerapan biotin atau vitamin B7 ternyata juga akan menjadi tidak maksimal jika kita makan telur mentah. Hal ini disebabkan oleh sifat dari vitamin ini yang larut air. Selain itu, keberadaan protein avidin di dalam putih telur yang masih mentah bisa membuat biotin terikat dan akhirnya tidak bisa diserap oleh tubuh.

Jika kita memasak telur, maka kandungan protein avidin ini akan hancur dan akhirnya membuat biotin bisa diserap dengan lebih baik.

Makan telur mentah membuat risiko infeksi bakteri meningkat

Pakar kesehatan menyebut hobi mengonsumsi telur mentah ternyata bisa membuat risiko terinfeksi bakteri salmonella meningkat. Sebagai informasi, bakteri ini memang mudah ditemui di dalam berbagai macam produk hewani seperti daging, telur, dan susu mentah. Jika sampai masuk ke dalam tubuh, maka risiko untuk mengalami gangguan pencernaan akan meningkat.

Baca Juga  Mafia Merk Di Pasuruan Gentayangan, UMKM Wadul Dewan

Berikut adalah fakta tentang risiko infeksi bakteri salmonella jika makan telur mentah.

  1. Bakteri ini bisa ditemukan di dalam cangkang telur

Pakar kesehatan menyebut cangkang telur mentah rentan terpapar bakteri salmonella yang berasal dari ayam yang menelurkannya atau dari proses penyimpanan dan distribusi telur yang kurang higienis. Jika kita makan telur mentah, dikhawatirkan isi telur bisa terpapar bakteri ini dan akhirnya kita pun mengonsumsi bakteri tersebut.

  1. Gejala infeksi bakteri salmonella

Jika sampai kita terinfeksi bakteri salmonella, biasanya gejalanya akan muncul sekitar 6 jam atau tiga hari setelah makan telur mentah. Gejalanya bisa berupa nyeri perut, mual-mual, diare, demam, sakit kepala parah, hingga dehidrasi.

Melihat fakta ini, sebaiknya memang kita memasak telur terlebih dahulu sebelum mengonsumsinya.

Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Artikel bisnis dan investasi

Share :

Baca Juga

Lainnya

Ngantuk, Truk Boks Hilang Kendali, Tabrak Bus Hingga Kernet Mati

Lainnya

10 Makanan Terbaik dengan Kandungan Potasium Tinggi

Lainnya

7 Makanan Enak Ini Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Lainnya

Eliminasi TBC, YABHYSA Gandeng Pemangku Kebijakan Kabupaten Pasuruan Lakukan Kolaborasi Bersama

Lainnya

Dies Natalis Unmer Pasuruan ke 39 Sebagai Ajang Mengasah Prestasi Mahasiswa

Lainnya

Kunyit Bisa Mengobati Hepatitis A?

Lainnya

Jaga keamanan Jelang Pilkada dan Pilpres  Kesbangpol  Ajak  Team Pakem.

Lainnya

Paripurna LKPJ 2022, Pertumbuhan IPM Jadi Perhatian Dewan