Home / Lainnya

Jumat, 4 Oktober 2024 - 07:28 WIB

Diduga Oknum Lurah Bekingi Galian C Ilegal di Grati, Tanah Bengkok Ludes di Garong

PASURUAN, titiksatu.com – Warga Kelurahan Grati Tunon, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan wadul ke PJ Bupati Pasuruan, hal itu lantaran ada aktifitas tambang diduga ilegal dan dibenkingi oleh oknum Kelurahan.

Aktifitas galian C dilakukan di bekas milik tambang PT. Dua Jaya tersebut dikeruk habis hingga sedalam 25 meter dan panjang 650 meter dan mendekati sumber mata air. Tidak hanya itu aktifitas galian C Ilegal juga merusak akses jalan desa yang biasanya digunakan warga.

Ridwan Ovu tokoh masyarakat yang juga berprofesi sebagai pengacara ini mendatangi gedung maslahat bersama warga, mereka ditemui oleh Asisten 1, PUSDATR untuk minta kejelasan terkait tambang galian C diduga ilegal dan tidak mengantongi ijin.

Baca Juga  Beli Rumah Hanya Rp 80 Juta, Bukan Lagi Sebuah Mimpi. Bos Properti Asal Pasuruan Siap Bantu Mewujudkannya

Ridwan ovu pernah minta kejelasan aktifitas tambang bekas milik PT Dua Jaya itu di keruk kembali, namun Lurah Grati Tunon mencari-cari alasan dan menghidar dari pertayaan kami.

“Warga sudah menanyakan legalitas perijinan galian C tersebut, tetapi lurah Grati tunon mencla-mencle dalam memberikan jawaban, ujung-ujungnya malah ikut cawe-cawe,” urai Ovu

Masih dengan pria yang berprofesi sebagai Lawyer ini, dirinya sempat di beri janji sebuah rumah beserta isinya, akan tetapi pengerukan ni harus berjalan mulus,
“Masih ada saja pejabat kotor sampai saat ini, ini merupakan contoh pejabat buruk yang tidak pernah memperhatikan rakyat nya,” ujar Ovu sambil menggerutu.

Baca Juga  Waspada Radikalisme, Bakesbangpol bersama Dinas Pendidikan Berkolaborasi Dengan Densus 88

Mental pejabat yang menjadi penjilat pantas untuk menerima hukuman, exploitasi bekas galian tambang itu tidak boleh dilakukan,” Apa yang dilakukan lurah itu telah memenuhi unsur hukum untuk di pidana. Mestinya harus ada reklamasi, kok malah lahan itu dikeruk dan dijual,” tandas pria yang akrab dipanggil bang Ovu ini.

Menurutnya, pengerukan tanah bekas tambang PT Dua Jaya ini merupakan tindakan ilegal, explorasi sudah dilarang, ini kok malah melakukan aktifitas penambangan, siapa pegawai kelurahan itu kok berani mencuri aset milik pemerintah apa dia kebal hukum?.

Ditempat yang sama Parman warga Grati mengatakan, Kita sudah meminta keterangan terkait ijin galian C kepada lurah, malah tidak menemukan jawaban pasti dan ditinggal pergi begitu saja.”Saya minta tanah itu dikembalikan seperti semula, akibat penggalian itu jalan pemghubung desa menjadi rusak apalagi itu tanah milik pemerintah,” ujarnya dalam forum itu.

Baca Juga  Gelar HUT Pertama, SAKERA Ada Lindungi Konsumen Dari Depcolektor

Asisten 1 Diano Vela Very mengatakan ini merupakan masalah serius, dan dirinya akan segera turun ke lapangan untuk milhat kondisi Galian C tersebut, dan jika benar apa yang dilakukan pihal kelurahan itu menyalahi hukum maka ada mekanisme yang akan kami lakukan.

“Secepatnya kita akan berkoordinaai dengan pihak terkait dan segera akan ke lolasi galian c tersebut,” ujar Diano. (and/rif).

Share :

Baca Juga

Lainnya

PCNU Bangil Panasi Mesin, Siapkan Kadernya di Pileg dan Pilkada 2024

Lainnya

Gus Mujib dan Ning Wardah Bertarung Rebutkan Kursi Bupati

Lainnya

DPRD dan Bupati Pasuruan Sahkan KUA-PPAS 2026
Tengah A. Faiz Muqorobin Ketua PPI Kabupaten Pasuruan saat usai pengukuhan Paskibraka

Lainnya

BPIP Larang Paskibraka Pakai Hijab, Ketua PPI Pasuruan Angkat Bicara

Lainnya

Bantu Cegah Masalah Sengketa Tanah, Begini Cara Unmer Pasuruan Melakukannya

Lainnya

Prestasi Porprov Jatim Melorot, DPRD Soroti Transisi Kepemimpinan
Teks foto : Tampak gedung DPRD dalam proses pembenahan.

Lainnya

Gedung DPRD Pasuruan Direnovasi, Rapat Paripurna Bakal Pindah ke Luar!
Teks foto : Meringkuk tak berdaya, Guru Honorer saat ditangkap di Mapolres Pasuruan

Lainnya

Tipu Warga Ngaku Jaksa, Guru Honorer Ini Terancam Di Bui