Home / Berita

Senin, 9 Desember 2024 - 11:30 WIB

Proyek DLH Alun-alun Terancam Molor

PASURUAN, titiksatu.com – Pembangunan rehabilitasi Alun-alun Bangil, Kabupaten Pasuruan yang bersumber dari anggaran APBD pemerintah bakal tidak rampung tepat waktu. Hal itu dinilai pihak ketiga tidak serius dalam melakukan pekerjaannya.

Proyek diperkirakan menelan anggaran Rp. 634 juta milik Dinas Lungkungan Hidup (DLH) dinilai akan muspro alias sia-sia. Proyek dengan nomor kotrak 027/39.3/KPA.BID.1/422.081/2024 memiliki masa pekerjaan 95 hari itu kini hanya menghitung hari. Berdasarkan informasi dan data pekerjaan tersebut masih kurang 30 persen.

Baca Juga  Peringati HUT Banyangkara Ke 77 Satreskoba Polres Pasuruan Gelar Turnamen Esport.

Tokoh masyarakat Sugito mengatakan, dalam pekerjaan rehabilitasi alun-alun ini, tugas dan fungsi Dinas Lingkungan Hidup patut menjadi pertayaan, Dinas sebagai pemegang anggaran mestinya tahu regulasi dan pekerjaannya. “Dinas Lingkungan Hidup mestinya melakukan pengontrolan terhadap pekerjaan itu, jelas jika pekerjaan dilakukan dengan buru-buru maka akan mempengaruhi kwalitas pekerjaan,” ujar Gito.

Baca Juga  Ikuti Pawai Taaruf di Grati, Mas Dion Jadi Buruan untuk Foto Bareng dan Selfi

Ia menambahkan jika pihak ketiga tidak bisa kerja alias tidak becus mengapa kok masih dipercaya melakukan pekerjaan tersebut, dan fungsi pengawas itu untuk apa?, Bisa jadi dalam pekerjaan ini ada indikasi main mata dalam pemenangan tender proyek rehab alun-alun dengan anggaran yang fantastis tersebut.

“Jika milhat kondisi pekerjaan maka perlu dipertanyakan kinerja DLH dan BLP apakah ada indikasi “main-main” dalam menggarap tender ini, ataupun proses lelangnya,” ucapnya.

Baca Juga  Gaji Lima Bulan Tak Dibayar, Buruh Karya Mitra Unjuk Rasa

Pria yang akrab dipanggil Mbah Gito itu menyayangkan proyek untuk mepercantik alun-alun yang menjadi kebanggaan masyarakat kota bangil tersebut akan sia-sia. Tidak hanya itu, dalam penyelesaian administrasi bakal mengalami kendala sehingga bisa jadi akan ada indikasi korupsi yang masif. (and/rif).

Share :

Baca Juga

Berita

Warga Pandean Kepung Kantor Dewan, Ini Pemicunya…

Berita

Pj Bupati Pasuruan Rentan “Orang Titipan”, Aktivis Siap Hadang

Berita

Usaha Bangkrut, Perempuan Ini Pilih Badut. Malah Kena Garuk
silahturahmi, Ketua DPRD Sudiono Fauzan foto bersama awak media.

Berita

Gelar Silaturahmi Dengan Wartawan. Ketua DPRD Minta Tingkatkan Profesionalisme.

Berita

DPRD Pasuruan Kawal RAPBD 2026: Tekankan Efisiensi, Kemandirian Fiskal, dan Keberlanjutan Pembangunan

Berita

Durasi Hujan Tinggi, Sejumlah Bencana Terjadi

Berita

Seleksi Berkuda Porprov Geger, Isu Kuda “Siluman” dan Aturan Membingungkan

Berita

Astaghfirullah, Seorang Ustad di Kecamatan Beji, Tega Berbuat Seperti Ini Pada Santri Perempuannya