Home / Berita

Sabtu, 21 Januari 2023 - 21:10 WIB

Miris…! Kekerasan Anak di Kabupaten Pasuruan, Meningkat

Ilustrasi

PASURUAN, titiksatu.com – Aksi pemerkosaan yang dilakukan penjual burger di Bangil, menambah deretan kasus kekerasan anak di Kabupaten Pasuruan. Betapa tidak, sebelum kasus tersebut, sudah ada sederet kasus lain yang menimpa anak ataupun perempuan.

Berdasarkan data yang diperoleh dari Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Pasuruan, jumlah kekerasan anak dan perempuan di Kabupaten Pasuruan mengalami peningkatan. Tahun 2021 lalu, hanya ada 39 kasus yang terjadi.

Baca Juga  Warga Pandean Kepung Kantor Dewan, Ini Pemicunya...

Di mana, 28 kasus diantaranya, merupakan kekerasan terhadap anak. Sementara, 11 kasus lainnya, menimpa kalangan perempuan.

Jumlah itu melesat di tahun 2022, yang mencapai 72 kasus. Sebanyak 62 kasus kekerasan, menimpa anak-anak. Sementara sisanya, sebanyak 29 kasus, mendera perempuan.

Baca Juga  Kursi Jabatan Dirombak, Ini Daftar Pejabat Baru Di Lingkungan Pemkab Pasuruan. Awas Jangan Keliru..!!

Kepala DP3AP2KB Kabupaten Pasuruan, Loembini Pedjati Lajung menguraikan, tingginya kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan di Kabupaten Pasuruan, dipengaruhi beberapa faktor. Selain dipengaruhi media sosial juga dipengaruhi kecenderungan masyarakat yang semakin berani. Untuk mengungkap tindak kekerasan yang dialami.

“Masyarakat semakin berani bersuara akan kekerasan yang dialaminya,” kata Loembini.

Rata-rata, kekerasan yang dialami anak, adalah pelecehan seksual. Kasus-kasus kekerasan seksual tersebut, kerap dianggap hal tabu dan juga memalukan. Sehingga, korban memilih diam dengan kekerasan yang dialaminya.

Baca Juga  Lama Dicari, Buron Kasus PKIS Sekartanjung Akhirnya Menampakkan Diri. Begini Tindakan Kejaksaan, Kemudian

Namun, hal itu kini tidak demikian. Terhadap kekerasan yang dialami, mereka lebih berani untuk bicara. “Kami juga selalu memberikan pendampingan dan sosialisasi untuk bisa mencegah kekerasan terhadap anak dan perempuan terjadi,” jelasnya. (and/rif)

Share :

Baca Juga

Berita

Matangkan Skill Atlet Jelang Porprov Jatim

Berita

Dewan Siapkan Opsi, Agar Pedagang Pasar Gondanglegi Tetap Berjualan

Berita

Widih…..Kondom Tretes Diserbu Muda-mudi, Kok Bisa?

Berita

Pembatalan Sertifikat Redistribusi Tanah Tambaksari, Tidak Adil Untuk Masyarakat 

Berita

Tuntun Motor Orang, Dicat, Bawa ke Ladang, Eh…Ketahuan

Berita

Jumlah Janda di Kabupaten Pasuruan Semakin “Menggoda”

Berita

Isi Ramadan dengan Tadarusan, Pegawai Sekretariat DPRD Layak Diapresiasi
Kompak : Team panitia pilkades berikan klarifikasi kepada media di sentra UKM Bang Kodir.

Berita

Diduga Ada Kecurangan, Ini Jawaban Panitia Pilkades Desa Beji.