Home / Berita

Kamis, 1 Desember 2022 - 21:15 WIB

Warga Pandean Kepung Kantor Dewan, Ini Pemicunya…

TAGIH AFALAN : Aksi demonstrasi Warga Pandean, Kecamatan Rembang, di depan kantor DPRD Kabupaten Pasuruan. Mereka menagih pengelolaan limbah afalan PT King Jim Indonesia.

BANGIL, titiksatu.com – Kantor DPRD Kabupaten Pasuruan dikepung warga, Kamis (1/12/2022). Mereka datang untuk menagih pengelolaan afalan PT King Jim Indonesia di kawasan PIER.

Aksi itu merupakan langkah lanjutan. Dari aksi demonstrasi yang sebelumnya dilakukan di depan perusahaan.

Wakil Gubernur LIRA Jatim, Ayik Suhaya menegaskan, aksi demonstrasi ke gedung dewan, dilakukan lantaran ketidak pedulian perusahaan terhadap warga Pandean. Padahal, warga Pandean, Kecamatan Rembang, menjadi yang paling terdampak atas perusahaan itu berdiri. Kalau ada hujan, sawah menjadi tergenang dan rusak.

Baca Juga  Astaghfirullah, Seorang Ustad di Kecamatan Beji, Tega Berbuat Seperti Ini Pada Santri Perempuannya

Begitu pula, ketika ada polusi udara. Warga Pandean yang terdampak langsung karenanya langsung. “Tapi, tidak ada kompensasi dan perhatian dari perusahaan,” tegas Ayik yang mendampingi warga.

Aksi demonstrasi sudah berulangkali dilakukan ke perusahaan. Bahkan, mediasi juga dilakukan di kepolisian. Tapi, tak kunjung ada titik temu.

Hal inilah yang membuat warga akhirnya memilih ke dewan. Harapannya, dewan bisa menyelesaikan. Sehingga, warga bisa mengelola limbah afalan perusahaan. “Warga Pandean hanya minta agar limbah dikeluarkan untuk dikelola oleh BUMDes,” bebernya.

Baca Juga  TERAS SDN KALISAT 1 AMBRUK, USIA BANGUNAN JADI BIANG KELADI

Ia pun mempertanyakan, kejelasan kontrak CV Wahyu Putra dengan PT King Jim Indonesia. Sampai kapan? namun selama itupula, tidak pernah dibeberkan. Begitu juga, peran Mahdi Haris di CV Wahyu Putra. “Kan kasian masyarakat yang akhirnya terdampak. Lalu, Mahdi Haris itu sebagai apa di CV Wahyu Putra. Direktur kah atau apa?” sambung dia.

Sementara itu, Suparno, warga Pandean mengaku, selama 21 tahun lamanya, perusahaan perdiri di kawasan Pandean. Harusnya, ada program CSR untuk warga. Namun, kenyataannya tidak demikian.

“Kami hanya minta afalan perusahaan. Kalau tidak, aksi damai akan terus kami lakukan,” ancamnya.

Baca Juga  Diguyur Hujan Empat Jam, Rumah Di Lekok Ambruk

Desakan itu bukan tanpa alasan. Selama ini, PT King Jim berada di Pandean. Serta mencari makan dan kekayaan di Pandean. Harusnya, pihak perusahaan memberikan kepedulian. Yakni dengan bekerja sama, dengan warga atas pengelolaan afalannya. “Kalau tidak mau, silahkan angkat kaki dari Pandean,” desaknya.

Ia pun berharap, persoalan ini bisa terselesaikan. Kalau tidak, pihaknya akan mengadu ke konsulat Jepang. Bahkan ke Kapolri. Di sana, ia akan berdoa bersama. Supaya, hati dan pikiran konsulat Jepang terbuka. Kalau nasib warga Pandean memprihatinkan. (and/rif)

 

Share :

Baca Juga

Teks foto : Tampak sidang paripurna DPRD sahkan RAPBD

Berita

Sidang Paripurna DPRD Setujui Raperda APBD 2025

Berita

DPRD Gelar Paripurna Rancangan Perubahan KAU PPAS Kebijakan APBD 2026

Berita

Depresi, Pelajar Asal Sukorejo Meninggal Disambar Kereta Api

Berita

Habiskan Sabu-Sabu 1 Kilogram Sehari, Pengedar Asal Pandaan Di Krangkeng Polres Pasuruan
Solid : Puluhan mahasiswa Unmer Pasuruan Lakukan aksi damai untuk sukseskan Pemilu 2024

Berita

Sukseskan Pemilu 2024, Puluhan Mahaiswa Unmer Pasuruan Lakukan Aksi Damai

Berita

Duuh…Bonus Atlet Disunat, Ayik Menilai Walikota Pasuruan Tak Becus Kerja
Kompak : Team panitia pilkades berikan klarifikasi kepada media di sentra UKM Bang Kodir.

Berita

Diduga Ada Kecurangan, Ini Jawaban Panitia Pilkades Desa Beji.
Sumpah Jabatan PAW : Ketua DPRD Sudiono Fauzan Lantik Hj Sulistya Wahyuni sebagai anggota DPRD periode 2019-2024

Berita

DPRD Lakukan PAW Satu Anggota Dari Fraksi Nasdem