Home / Pemerintahan

Senin, 22 Juni 2026 - 10:43 WIB

Akibat Rekayasa Lalin 9 Warga Kota Pasuruan Jadi Tumbal, FKPPI Blokade Jalan Hingga Macet Total

PASURUAN, titiksatu.com – FKPPI melakukan aksi unjuk rasa dan gelar doa bersama di jalan gatot Subroto, Kota Pasuruan hal itu dilakukan lantaran pengalihan arus lalulintas kerap meninbulkan korban kecelakaan selama 1 bulan terahir.

Dalam aksinya, FKPPI yang dipungawai Ayik Suhaya itu melakukan blokade jalan, sebagai bentuk aksi protes terhadap kebijakan pemerintah yang dinilai membuat aturan asal-asalan.

Aksi tersebut juga dengan menggunakan alat praga berupa sound system serta benner yang bertuliskan pemkot bekerja hanya 3D ‘Datang, Duduk dan Duit’. Pria yang akrab dipanggil Ayik juga melakukan orasi dengan pengeras suara.

Baca Juga  Ngantuk, Truk Boks Hilang Kendali, Tabrak Bus Hingga Kernet Mati

“Bapak Wali Kota kalian jangan mbidek saja, akibat kebijakanmu merekayasa lalin warga menjadi tumbal, selama satu bulan sudah 9 nyawa melayang, dimana hatimu pak wali,” ujar Ayik dengan mengacungkan jarinya.

Pria yang akrab dipanggil Ayik ini menilai kebijakan pemerintah Kota Pasuruan  yang tidak melakukan kajian kebijakan pengalihan arus lalin ini salah kaprah, membuat kebijakan tidak pakai hati dan otak, mereka bekerja hanya datang duduk dan duit.

Baca Juga  Era Baru Persekabpas Dimulai, Pemkab Pasuruan Ambil Alih Kendali

Ia juga menyayangkan anggota DPRD dapil setempat yang terkesan mbideg, buta dan tuli, “Mana hati anggota DPRD ini, mereka kok diam ketika pengalihan arus lalulintas banyak makan korban jiwa akibat proyek di bok wedi,” ujar ayik.

Akibat aksi itu, jalur altrrnatif mengalami macet total, ayik menilai aksi ini merupakan langkah kami agar pemerintah melek hati dan pikiran.

Aksi unjuk rasa itu juga mrlakukan pernyataan sikap terhadap pemkot pasuruan
1. Walikota harus melakukan pengalihan lalulintas ke exit tol raci dan grati.
2. Saudara walikota wajib koordinasi dengan polres dan dishub.
3. Jika walikota tidak melakukan pengalihan ini walikota harus mengundurkan diri.

Baca Juga  Peringati HUT Bayangkara ke 80 Polres Pasuruan Gelar Turnamen Offline MLBB Kapolres Esport Cup Road To Kapolri Cup Di Sentra UMKM

4. DPRD Kota Pasuruan yang lahir dari dapil daerah setempat harus mengundurkan diri.

Sangking geramnya jika aspirasi turun jalan tidak di gubris, ketua FKPPI Ayik Suhaya akan mengancam turun jalan kembali dengan masa yang lebih besar dan mendesak walikota harus mundur dari jabatannya.(lk/rif).

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Setujui LKPJ 2025, DPRD Minta Pemkab Pasuruan Makin Akuntabel Kelola Anggaran

Pemerintahan

Imigrasi Kini Hadir di Bangil, Urus Paspor Tak Perlu ke Luar Kota

Pemerintahan

Kades dan Warga Warungdowo Gelar Syukuran, Rayakan Kemenangan Sengketa Tanah Lapangan

Pemerintahan

DPRD Kabupaten Pasuruan Setujui Tiga Perda Baru

Pemerintahan

Beasiswa dan Bonus Fantastis Menanti Atlet Porprov Pasuruan

Pemerintahan

Mediasi Sengketa Lahan Curahduku Kandas: PT PIER Absen

Pemerintahan

Jelang Pengesahan Raperda TJSL, Gabungan Aktivis Kritisi Rekrutmen Tim Fasilitasi

Pemerintahan

Pansus Janji Kawal Penyelidikan Real Estate di Lereng Arjuno–Welirang