Home / Berita / Hukum & Kriminal / Pendidikan

Rabu, 16 Februari 2022 - 19:02 WIB

Ponpes di Rembang Ini, Didatangi Badan Nasional Penanggulangan Terorisme, Ada Apa?

DATANG: Komjen Boy Rafli Amar saat mendatangi Ponpes Al Ikhlas di Ketapan, Desa Pekoren, Kecamatan Rembang.

REMBANG, titiksatu.com – Pelaku terorisme kerap menjadikan agama sebagai tamengnya. Padahal, aksi terorisme tidak ada kaitannya dengan agama.

            Hal inilah yang menjadi perhatian Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Boy Rafli Amar. Untuk membentengi paham radikalisme dan terorisme itulah, pendekatan terhadap ulama, kyai hingga pimpinan pondok dilakukan. Karena, mereka memiliki peranan besar untuk mencegah terjadi aksi-aksi teror.

Baca Juga  Ngos-ngosan Dikejar Polisi, Pengedar SS Berakhir Bui

            “Kami mohon dukungan pengurus pondok pesantren, kyai dan ulama untuk mencegah paparan radikalisme pada masyarakat dan santri-santri. Karena tanpa dukungan mereka, sulit hal itu terealisasi,” kata Boy Rafil disela-sela kunjungannya ke Ponpes Al-Ikhlas, Desa Pekoren, Kecamatan Rembang kemarin (16/2).

            Menurut Boy Rafli, Pondok Pesantren merupakan benteng utama dalam pencegahan terorisme. Karena, banyak pelaku teror yang mengatasnamakan agama dalam aksinya.

Baca Juga  Duh...!! Dituduh Mencuri, Santri Ponpes Bakar Temannya Sendiri

            Ia berharap, keberadaan ponpes bisa berperan aktif. Untuk mencegah paparan paham-paham radikal kepada masyarakat. Sehingga nama agama yang dibawa pelaku tindak terorisme tidak sampai merasuk dalam benak santri dan masyarakat.

            “Pondok Pesantren merupakan benteng penting dalam mencegah paparan paham radikalisme dan terorisme. Makanya, kami bersinergi, agar pimpinan pondok, ulama dan kyai bisa membantu kami dalam mencegah paparan paham radikalisme pada santri,” sambungnya.

Baca Juga  Pusaka Soroti Kinerja Pol PP dan Bea Cukai Tak Mampu Tangkap Mafia Cukai

            Sebab, bahaya radikalisme sangat besar. Karena bisa mengganggu stabilitas dan kedamaian negara. Ia berharap, pimpinan ponpes, kyia dan ulama, agar bisa menanamkan kecintaan terhadap NKRI. Sehingga,paham-paham radikalisme tersebut, bisa termentahkan dalam benak santri. (and/rif)

Share :

Baca Juga

Hukum & Kriminal

Janji Palsu Hentikan Perkara Korupsi PKBM, Makelar Kasus Ditahan Kejaksaan

Berita

Innalilallahi…! Santri yang Dibakar Seniornya Meninggal Dunia. Diversi Pun Tertunda

Berita

Empat Pelajar SMKN 1 Beji Sempat Dikabarkan Hilang. Saat Ditemukan, Ini yang Sebenarnya Mereka Lakukan. Bikin Gregetan!

Berita

Digebuki, Terduga Pencurian Babak Belur Dimassa

Berita

Warga Pandean Kepung Kantor Dewan, Ini Pemicunya…
Teks foto : Hasil penyelidikan dan penyidikan satreskrim Polresta Pasuruan

Hukum & Kriminal

Warga Kambingan dibuat Gempar,  Ditemukan Wanita Tewas  Membusuk dan Telanjang

Berita

Terbongkar!! Ini Sosok Pemilik Deretan Mobil Mewah “Pegawai Bea Cukai Pasuruan” yang Viral

Berita

Wow Keren….RSUD Bangil Berikan Pelayanan Bedah Digestif