Home / Lainnya

Selasa, 15 Februari 2022 - 17:40 WIB

Ada Gugatan, Penetapan Calon Kades Bakal Tetap Jalan

SERAHKAN : Hasil ujian baca tulis dan membaca kitab suci serta seleksi tambahan kepada bakal calon kepala desa diserahkan Panitia Pilkades Kabupaten Pasuruan kepada masing-masing panitia desa

BANGIL, titiksatu.com – Pemkab Pasuruan memastikan, gugatan atas hasil ujian seleksi pilkades, tak akan mempengaruhi penetapan. Sebab meski ada gugatan, penetapan calon kades tetap akan dilangsungkan.

            Hal ini disampaikan Plt Kepala DPMD Kabupaten Pasuruan, Bakti Jati Permana disela-sela penyerahan berkas hasil ujian baca tulis dan membaca kitab suci serta seleksi tambahan kepada bakal calon kepala desa, Selasa (15/2). Bakti mengungkapkan, hasil ujian seleksi bakal calon kepala desa sudah diserahkan ke masing-masing panitia di desa. Nantinya, pihak panitia itulah yang akan mengumumkannya di tingkat desa masing-masing.

Baca Juga  Mundur Jadi Calon Kepala Desa, Siap-siap Dipenjara Atau Dikenai Denda

            “Hasilnya seperti apa, panitia desa lebih tahu. Karena, hasil ujian yang melibatkan pihak ketiga itu, diserahkan langsugn kepada panitia di masing-masing desa. Ada 54 desa yang akan menyelenggarakan pilkades serentak tahun ini,” ungkap Bakti.

            Dari 54 desa itu, setidaknya ada 192 yang menjadi bakal calon kepala desa. Namun, dari jumlah itu, ada tiga orang yang dipastikan tidak lulus otomatis. Karena, satu diantaranya meninggal dunia. Sementara, dua orang lainnya, tidak hadir.

Baca Juga  Adu Kemampuan, Ratusan Offroader Diajak Taklukkan Jalur Ekstrem di Kabupaten Pasuruan

            Sehingga, hanya 189 orang bakal calon pilkades tahun ini. Dari jumlah itu, nantinya dipastikan akan berkurang. Tergantung dari seleksi hasil ujian baca tulis dan membaca kitab suci serta seleksi tambahan kepada bakal calon kepala desa.

            Karena dimungkinkan, ada yang gagal untuk bisa menjadi calon kepala desa. Hal ini mengacu dari aturan perda. Di mana, calon kepala desa, minimal 2 orang dan maksimal 5 orang.

            Sementara, ada desa yang memiliki bakal calon lebih tinggi. Yakni Desa/Kecamatan Wonorejo; Desa Martopuro, Kecamatan Purwosari; Kejugjati dan Wates, Kecamatan Lekok; serta Rebalas, Kecamatan Grati. Rata-rata ada enam bakal calon hingga sebelas calon.

Baca Juga  Ramadan, Mbak-mbak Tretes, Masih "Jualan"

            “Mereka harus mengikuti seleksi tambahan dan hal itu sudah dilakukan bersamaan dengan ujian baca tulis dan membaca kitab suci. Hasilnya juga sudah kami serahkan kepada masing-masing panitia,” bebernya.

            Hal ini yang dimungkinkan adanya keberatan. Bahkan tidak menutup kemungkinan, bisa memunculkan gugatan. Bakti menegaskan, gugatan yang ada, tak akan mempengaruhi tahapan pilkades. Khususnya, penetapan bakal calon menjadi calon kepala desa, yang dilaksanakan 22 Februari 2022. “Regulasinya memang seperti itu. Adanya gugatan, tak mempengaruhi tahapan penetapan,” timpalnya. (and/rif)

Share :

Baca Juga

Teks foto : Penyerahan Plakat Sebagai Simbol Peresmian PT ATSC Umroh Indonesia sebagai Wholesale Air Asia khusus Ticketing Umroh di Surabaya dan Penyerahan diwakili oleh Afra Putri SH

Lainnya

Maskapai Khusus Umroh , PT ATSC Umroh Indonesia Siapkan 16.000 Seat Air Asia Start Surabaya

Lainnya

Operasi Gabungan Pol PP dan Bea Cukai Sita Ribuan Rokok Ilegal

Lainnya

Awas! Nama Pejabat Pemkab Pasuruan Dicatut Penipu

Lainnya

Player Mobile Legends Kabupaten Pasuruan Merajai di Walikota Cup.

Lainnya

11 Manfaat Buah Lontar Ini Tak Disangka!

Berita

Tingkatkan Wawasan Idiologi Pancasila dan Wasbang, Kesbangpol Ajak Masyarakat.

Lainnya

Jaga keamanan Jelang Pilkada dan Pilpres  Kesbangpol  Ajak  Team Pakem.

Lainnya

Turun Dari TSI Prigen, Rombongan Wisatawan Malah Kecelakaan