Home / Berita / Hukum & Kriminal

Senin, 7 Februari 2022 - 05:34 WIB

Nyelonong Masuk Rumah Orang, Ditengarai Pencuri, Digebuki

KEPUNG : Pemuda yang diduga pencuri. Ia diamankan polisi dari kepungan massa.

REMBANG – Gerah dengan maraknya aksi pencurian belakangan ini, membuat seorang pemuda menjadi korban amuk massa. Ia dipukul bagian kepalanya hingga berdarah, setelah disangka seorang pencuri.

Kejadian tersebut berlangsung di Dusun Nganglang, Desa Oro-oro Ombo Kulon, Kecamatan Rembang, Minggu malam (6/2). Menurut Tody, salah satu warga Nganglang, pemuda yang disebut-sebut bernama Hagi, 27, asal Kiduldalem, Kecamatan Bangil tersebut, datang ke kawasan Nganglang bersama rekannya. 

Baca Juga  Diserang dan Nyaris Dibacok Tetangganya, Kades Petung Bingung

Saat berada di Nganglang, tiba-tiba ia main nyelonong ke rumah salah satu warga,  Rubianto. Ketika itu, Rubianto memang tidak sedang di rumah. Namun, ada dua anaknya, Yeni dan Devi sedang berjaga. 

Sontak, mendapati tamu tak diundang masuk rumah, membuat keduanya kaget. Mereka pun mempertanyakan siapa diri pemuda tersebut. “Kamu siapa?,” ucap Tody menirukan pertanyaan Yeni kepada pelaku. 

Baca Juga  Peringati HUT Bayangkara ke 80,  Puluhan Gamers EFo Profesional Hadiri Turnamen Esport Polres Pasuruan

Hal itu didengar tetangganya. Satu persatu dari mereka berdatangan. Hingga akhirnya Hagi diamankan. 

Namun, lantaran gerah dengan maraknya aksi pencurian, membuat warga gerah. Mereka menduga, pemuda tersebut adalah seorang pencuri. Warga pun tersulut emosi.

Akhirnya, ia pun menjadi sasaran amuk massa. Ia dipukuli. Sampai-sampai mengeluarkan darah pada bagian kepalanya. 

Baca Juga  Peringati HUT RI ke 79 Bakesbangpol Bagikan 10 Ribu Bendera Kepada Masyarakat

“Untungnya, amuk massa bisa diredam. Polisi yang datang, kemudian membawa yang bersangkutan ke Mapolsek Rembang,” tandas Tody. 

Tody menambahkan, pemuda tersebut memang sebelumnya bersama temannya. Namun, temannya pergi, lantaran ada yang memintanya untuk menunjukkan KTP. “Temannya memang diminta menunjukkan KTP, sebelum warga datang begitu banyaknya. Ia disuruh pulang untuk mengambil identitas dirinya,” jelasnya. (and/rif)

Share :

Baca Juga

Hukum & Kriminal

Duo Spesialis Bobol Sekolah Antar Daerah Ditangkap. Penadahnya Juga Diseret ke Penjara

Hukum & Kriminal

Digerebek! Arena Judi Sabung Ayam di Purwodadi Pasuruan Ludes Dibakar Polisi

Hukum & Kriminal

Proyek Urukan Lahan Lapas Terintegrasi Digarap. Pastikan dari Tambang Galian C yang Legal

Berita

Gudang Oplosan LPG Digerebek Mabes, Polres Pasuruan Mengaku Belum Tahu

Hukum & Kriminal

Begal Hingga Curanmor Sukses Disikat Polres Pasuruan
Pelepasan : Resmi KPU Lakukan Pengiriman surat suara ke 24 Kecamatan

Berita

KPU Resmi Distribusikan Surat Suara Ke 24 Kecamatan

Berita

Pabrik Jok di Gerongan Didemo, Ini Pemicunya

Berita

Ada Kerugian Uang Negara 1 Miliar Di PKBM, Kejari Bangil Bakal Seret Tersangka