Home / Ekonomi

Kamis, 12 Februari 2026 - 14:12 WIB

Ganti Elpiji Impor, HCML Pasok Gas ke Kilang Mini LNG Pertama di Jawa

PASURUAN, TitikSatu.com – Ketergantungan terhadap elpiji impor yang menguras kantong negara perlahan mulai dicarikan penawarnya. Melalui sinergi hulu-hilir, Husky-CNOOC Madura Limited (HCML) resmi menjadi pemasok tunggal gas bumi untuk kilang mini Liquefied Natural Gas (LNG) pertama di Pulau Jawa yang baru saja beroperasi di Rembang, Kabupaten Pasuruan.

Langkah strategis ini memanfaatkan kekayaan alam dari Lapangan BD Wilayah Kerja Madura Strait. Gas yang biasanya hanya bisa dinikmati lewat jaringan pipa konvensional, kini “disulap” menjadi bentuk cair (LNG) di fasilitas tersebut. Skema ini diklaim lebih lincah karena mampu menjangkau wilayah yang selama ini tidak terjamah infrastruktur pipa.

Baca Juga  Sengketa Tanah PIER Pasuruan Memanas: Ahli Waris Desak Keterangan Desa

Wakil Menteri ESDM Yuliot menegaskan bahwa operasional kilang mini ini adalah kunci untuk menekan beban subsidi energi pemerintah yang mencapai puluhan triliun rupiah per tahun.

“Gas dari Lapangan BD Madura Strait dialirkan dan diolah di sini. Harapan kami, kilang mini ini bisa mensubstitusi konsumsi LPG dan ujungnya terjadi efisiensi anggaran negara,” tegas Yuliot di sela peresmian.

Baca Juga  Kerap Jadi Jujukan Demo, PIER Dinilai Tak Lagi Nyaman untuk Berinvestasi

Sebagai Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS), HCML memegang peranan vital dalam menjaga napas operasional kilang. Stabilitas pasokan gas dari Selat Madura memastikan rantai energi untuk industri kecil, perhotelan, hingga sektor jasa tetap aman dan kompetitif secara harga.

Direktur Liquid Gas Nusantara, Wira Rahardja, mengungkapkan bahwa selain aspek ekonomi, kehadiran LNG produksi lokal ini sejalan dengan ambisi Presiden untuk menekan emisi karbon. Penggunaan teknologi Nano LNG asal Argentina yang diadopsi di kilang ini merupakan yang pertama di Asia.

Baca Juga  Pria Cabul Diringkus Setelah Pamer Alat Vital ke Karyawati PIER

“Kami membantu menyediakan energi yang lebih bersih. Jika teknologi ini bisa dibangun di tiap pulau untuk konsumsi rumah tangga dan hotel, tentu akan jauh lebih baik ke depannya,” ujar Wira. (mo/rif)

Share :

Baca Juga

Ekonomi

21 Persen Keluarga di Pasuruan Dipegang Perempuan, DPRD Dorong Pemberdayaan

Ekonomi

Pasar Murah Polres Pasuruan, 1 Ton Beras Ludes dalam 2,5 Jam

Ekonomi

Perusahaan Dijual, Puluhan Buruh Pabrik Seafood di PIER Jadi Korban PHK

Ekonomi

Dua Tim Voli Jadi Jawara Indomaret Poinku Volley Ball Tournament 2022, Ini Harapan Bupati

Ekonomi

Gandeng Pelindo, Warga Binaan Rutan Bangil Kini Bisa Belajar Komputer hingga Barista
Diresmikan : Ketua DPRD kunjungi Pojok UKM dan melihat hasil produksi kerajinan tangan Kabupaten Pasuruan

Berita

Ketua DPRD Resmikan Pojok UKM Sebagai Ajang Promosi Usaha Mikro

Ekonomi

Beli Rumah Hanya Rp 80 Juta, Bukan Lagi Sebuah Mimpi. Bos Properti Asal Pasuruan Siap Bantu Mewujudkannya

Ekonomi

Bupati Pasuruan Bagikan Becak Listrik Bantuan Prabowo