DENGAR CURHATAN: Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Sudiono Fauzan saat mendengar curhatan pedagang gorengan. Ia prihatin dengan harga minyak goreng yang masih tinggi di pasaran.
PANDAAN, titiksatu.com – Tingginya harga minyak goreng di pasaran, membuat masyarakat kelimpungan. Apalagi pedagang gorengan, yang menjadikan minyak goreng kebutuhan dasar dalam usaha.
Hal inipun menjadi perhatian Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Sudiono Fauzan. Tak ingin para pedagang terus berlarut dalam kesedihan, Dion-sapaan Sudiono Fauzan memilih untuk membagi-bagikan minyak goreng gratis kepada pedagang.
“Saya pribadi merasa kasihan dengan pedagang gorengan. Mereka semakin tertekan dengan harga minyak goreng yang terbilang tinggi,” kata Dion, Senin (25/4).
Sebanyak 150 paket minyak goreng premium berukuran satu liter, dibagikan. Minyak goreng gratis itu dibagikan kepada warga dan pedagang sekitar Pasar Pandaan, Kelurahan/Kecamatan Pandaan.
Dion menguraikan, minyak goreng yang dijual dipasaran masih belum sesuia HET. Karena rata-rata, masih dijual dengan kisaran Rp 17 ribu sampai Rp 20 ribu perliter.
“Minyak goreng di Kabupaten Pasuruan masih tidak sesuai HET. Ada yang dijual sekitar Rp 17 ribu sampai Rp 20 ribu perliternya. Padahal, HET minyak goreng hanya Rp 14 ribu perliter,” sambungnya.
Bagi-bagi minyak goreng gratis inipun, disambut antusias warga dan pedagang. Wawan, pedagang gorengan di Pasar Pandaan misalnya. Ia mengaku, minyak goreng gratis tersebut sangat bermanfaat. Karena bisa meringankan bebannya.
“Tentunya senang. Terimakasih Pak Dewan,” ucapnya. (and/rif)













