Home / Lainnya

Selasa, 8 Juli 2025 - 17:24 WIB

Prestasi Porprov Jatim Melorot, DPRD Soroti Transisi Kepemimpinan

PASURUAN, TitikSatu.com – Klasemen akhir Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke-IX Jatim 2025 menjadi sorotan tajam bagi legislatif Kabupaten Pasuruan. Pasalnya, perolehan medali kontingen Kabupaten Pasuruan jauh melorot dibanding Porprov sebelumnya, memicu kekhawatiran dan desakan evaluasi.

Pada Porprov yang baru saja usai di Malang, kontingen Kabupaten Pasuruan hanya mampu membawa pulang 30 medali emas, 35 perak, dan 38 perunggu, dengan total 228 poin. Angka ini merosot tajam dibandingkan Porprov ke-VIII tahun 2023 yang berhasil meraih 33 emas, 43 perak, dan 48 perunggu, dengan total 266 poin.

Baca Juga  Jelang Pengesahan Raperda TJSL, Gabungan Aktivis Kritisi Rekrutmen Tim Fasilitasi

Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Pasuruan, Andri Wahyudi, menengarai beberapa penyebab penurunan peringkat ini. “Kami pahami situasi ini dalam masa transisi. Tapi ini juga jadi momen evaluasi untuk pembenahan ke depan,” ujar Andri, Selasa (8/7/2025). Transisi yang dimaksud Andri adalah perubahan di tubuh pemerintahan daerah dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Pasuruan.

Andri menegaskan bahwa pembibitan atlet bukan proses instan. Ia membutuhkan konsistensi, strategi jangka panjang, dan dukungan penuh dari Pemda. Meskipun demikian, ia tetap mengapresiasi capaian kontingen Pasuruan dan mendorong agar cabang olahraga (cabor) potensial seperti berkuda dan selam, yang menyumbang banyak medali, mendapat perhatian lebih.

Baca Juga  Babak Baru, Dugaan Pemotongan Insentif BPKPD Ketingkat Penyidikan

“Beberapa cabor perlu perhatian lebih, karena dari sanalah banyak medali disumbangkan. Kita harus fokus ke sana,” tambahnya.

Politisi PDI Perjuangan ini berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan KONI Kabupaten Pasuruan demi evaluasi menyeluruh terhadap semua cabor. Tujuannya adalah mematangkan persiapan Porprov dua tahun mendatang agar prestasi bisa ditingkatkan.

Sorotan utama Andri adalah minimnya fasilitas olahraga untuk beberapa cabor unggulan. “Beberapa cabor yang prestasinya bagus, ternyata belum punya fasilitas yang memadai. Kami akan dorong agar itu jadi prioritas pembangunan ke depan,” tegasnya.

Baca Juga  Vertigo: Penyebab, Gejala, Diagnosis, dan Pengobatan

Tak hanya infrastruktur, Andri juga menyoroti pentingnya pembinaan atlet sejak usia dini dan pemberian apresiasi yang layak, termasuk beasiswa bagi peraih medali emas. Hal ini krusial untuk mencegah atlet Pasuruan “hijrah” ke daerah lain yang dinilai lebih memberikan peluang dan perhatian.

“Inventarisasi atlet harus dilakukan sejak dini agar bisa dipantau dan dikembangkan secara maksimal. Jangan sampai mereka hijrah hanya karena kurang mendapat kesempatan di daerah sendiri,” pungkasnya.(mo/rif)

Share :

Baca Juga

Lainnya

Bawaslu Anulir Keputusan KPU, Irsyad Yusuf Tetap Berhak Dilantik Jadi DPR RI

Lainnya

Urat di Tangan Terlihat Menonjol, Berbahayakah?

Hukum & Kriminal

Tujuh Remaja Diduga Terlibat Gangster Diciduk

Lainnya

Bagi-bagi Ilmu, Indomaret Gelar Coaching Clinic di Pasuruan

Lainnya

Turun Dari TSI Prigen, Rombongan Wisatawan Malah Kecelakaan

Lainnya

11 Bahaya Sering Menahan BAB, Bisa Picu Penyakit Berbahaya!

Lainnya

Nasib Tenaga Honorer Terancam Merana, Bila Pemerintah Jadi Ambil Keputusan Ini

Lainnya

Modin Gentayangan Di Pengadilan Agama Bangil Jadi Markus?