PASURUAN, titiksatu.com – Ketegangan sempat mewarnai wilayah Prigen, Kabupaten Pasuruan, Sabtu malam (14/6). Sekitar 60 warga dan pemuda dari Lingkungan Prigen Barat serta Desa Lumbangrejo nekat menghadang kelompok pemuda yang mereka duga sebagai gangster di pertigaan Seno. Aksi ini respons atas keresahan warga terhadap ulah kelompok-kelompok tersebut belakangan ini.
Kapolres Pasuruan, AKBP Jazuli Dani Iriawan, tak tinggal diam. Ia segera memerintahkan jajaran untuk meningkatkan patroli rutin. Jazuli juga mengimbau masyarakat agar tidak mengambil tindakan sendiri dalam menangani masalah keamanan.
Kapolsek Prigen, AKP Hartono, membenarkan kejadian ini. Ia menjelaskan bahwa tujuh remaja yang sempat diamankan warga langsung diserahkan ke polisi. “Kami sudah mengamankan tujuh orang yang sempat diamankan warga dan langsung kami bawa ke Polsek untuk pendataan serta pemeriksaan lebih lanjut,” kata AKP Hartono, Minggu (15/6).
Tujuh remaja itu diketahui berusia antara 14 hingga 18 tahun, berasal dari Prigen dan Kejayan. Polisi kini masih mendalami kemungkinan keterlibatan mereka dalam aktivitas kelompok gangster.
AKBP Jazuli Dani Iriawan mengapresiasi kepedulian warga dalam menjaga keamanan. Namun, ia mewanti-wanti agar tindakan penghadangan tidak terulang. “Tindakan penghadangan berisiko menimbulkan konflik dan salah sasaran. Serahkan semua proses kepada aparat kepolisian,” tegasnya.
Sebagai langkah preventif, Kapolres memerintahkan seluruh jajaran untuk meningkatkan patroli, terutama pada malam hari di titik-titik rawan. “Patroli rutin sudah kami instruksikan untuk ditingkatkan, termasuk sinergi dengan antar pihak,” imbuhnya.
Setelah sempat berkumpul, warga mulai membubarkan diri dari pertigaan Seno sekitar pukul 04.15 WIB. Aparat kepolisian tetap bersiaga di lokasi untuk memastikan situasi keamanan tetap kondusif. (mo/rif)












