Home / Lainnya

Rabu, 20 Agustus 2025 - 12:29 WIB

Paripurna KUAPPAS, DPRD dan Eksekutif Sinergi Dalam Peningkatan Ekonomi Daerah Dan Kesejahteraan Masyarakat Pasuruan

PASURUAN, titiksatu.com- Rapat Sidang Paripurna pertama tentang penyampaian KUA – PPAS Tahun Anggaran 2026  di ruang rapat paripurna DPRD, Raci, Bangil, Kabupaten Pasuruan. <span;>Jum’at, (15 Agustus 2025) siang.

Dalam sidang itu Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Samsul Hidayat, S.Ag., M.Pd.I., memimpin Rapat Paripurna yang diikuti oleh seluruh Anggota DPRD Kabupaten Pasuruan dan Seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah.

Samsul Hidayat menegaskan komitmen DPRD untuk mengawasi setiap rupiah anggaran agar transparan, akuntabel, dan berpihak pada kepentingan masyarakat. Ia menekankan bahwa anggaran harus memiliki manfaat langsung, terutama untuk hajat hidup orang banyak.

Baca Juga  Awas! Nama Pejabat Pemkab Pasuruan Dicatut Penipu

“Kami ingin memastikan setiap rupiah anggaran, memiliki manfaat langsung bagi masyarakat,” kata Samsul

Ia menambahkan, penyusunan Rancangan KUA dan Rancangan PPAS Tahun Anggaran 2026 berdasarkan dokumen Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kabupaten Pasuruan Tahun 2026 yang ditetapkan dengan Peraturan Bupati Pasuruan Nomor 32 Tahun 2025, yang telah disinkronkan dengan RKP Nasional dan RKPD Provinsi Jawa Timur Tahun 2026.

Baca Juga  DPRD Pasuruan Genjot Pembahasan 36 Raperda

Ditempat yang sama penyampaian KUA-PPAS Tahun Anggaran 2026 disampaikan dengan gamblang  oleh Wakil Bupati Pasuruan, H.M. Shobih Asrori, ia mengatakan suatu Arah Kebijakan Pembangunan Kabupaten Pasuruan pada tahun 2026 adalah pada Hilirisasi Potensi Unggulan Daerah dan Peningkatan Produktivitas Usaha Mikro Melalui Integrasi dan Kolaborasi Lintas Sektoral Untuk Mewujudkan Kemandirian Pangan dan Pertumbuhan Ekonomi. Peningkatan  skala prioritas pembangunannya meliputi ; Hilirisasi yang berfokus pada pengolahan hasil pertanian dan potensi daerah lainnya untuk meningkatkan nilai tambah ekonomi, dan Peningkatan produktivitas dengan meningkatkan efisiensi dan efektivitas sektor unggulan daerah agar memberikan dampak positif yang lebih besar bagi masyarakat, serta Integrasi dan kolaborasi yaitu dengan membangun sinergi antar berbagai sektor dan pemangku kepentingan untuk mencapai tujuan pembangunan yang lebih komprehensif.

Baca Juga  Jalan Berlubang Jadi Teror, Pengendara Perempuan Jadi Korban

Dalam proses pembahasan berikutnya kami berharap semua pihak dapat bekerja sama sehingga dapat diselesaikan sesuai jadwal dan memperoleh hasil yang terbaik demi terwujudnya kemaslahatan warga kabupaten pasuruan (bt/rif)

Share :

Baca Juga

Menyesal : Tiga Bandar Narkoba Asal Bangil Dibekuk Satreskoba Polres Pasuruan

Lainnya

Tiga Bandar Sabu Asal Bangil Dijbloskan Penjara.

Lainnya

Peradi Jalin Silaturahmi dan Tingkatkan Solidaritas Advokad

Lainnya

Diduga Menipu Ali Basuki Pemilik Albas Colection Dilaporkan Ketua AJPB
Kompak : warga dan Anjal ikuti Edukasi dari PLN

Lainnya

Peringati Hari Anak Nasional PLN UPT Gresik Berikan Edukasi Bahaya Listrik Serta Bantuan Peralatan Belajar Terhadap Anjal

Lainnya

Gowes Santri, Cara Ansor Jatim Menebar Ukhuwah dalam Semangat Kemerdekaan RI
Grafik : data grafik siswa yang lolos tanpa tes dalam PTN selama tahun 2020 hingga tahun 2023

Lainnya

5.624 Siswa Dijatim Masuk PTN Tanpa Tes.

Lainnya

Diseruduk Truk, Pendamping Desa Meninggal Dunia

Lainnya

Bangil Carnival Disorot Ulama, MUI Restui Bangil Carnival Tetap Di Gelar