TAMPUNG : Tumpukan spah yang ada di TPA Wonokerto.
PASURUAN, titiksatu.com – DLH Kabupaten Pasuruan menargetkan adanya kenaikan PAD dari retribusi sampah. Sayangnya, kenaikan yang digadang-gadang sangatlah minim.
Hanya, setidaknya, Rp 70 juta pada 2023. Kepala DLH Kabupaten Pasuruan, Heru Ferianto menjelaskan, target PAD diupayakan untuk bisa naik tahun depan. Kenaikan itu ditujukan untuk mendorong penerimaan daerah semakin tinggi.
Tahun ini, besaran PAD yang ditargetkan dari retribusi sampah, mencapai Rp 1,4 miliar. Perolehan tersebut didapati, dari layanan pemungutan sampah masyarakat serta perusahaan ke TPA. “Sejauh ini, sudah lebih dari 90 persen target PAD tersebut terpenuhi,” bebernya.
Heru menambahkan, perolehan PAD tersebut diproyeksikan untuk bisa dinaikkan. Ia mengancang-ancang, kenaikan yang bisa diraup, mencapai Rp 70 juta. Untuk itulah, berbagai upaya akan dilakukan.
Agar peningkatan PAD tersebut bisa direalisasikan. “Kami akan optimalisasikan layanan yagn ada. Supaya, bisa menggandeng banyak perusahaan dan masyarakat untuk layanan pemungutan sampah tersebut,” timpalnya.
Menurut Heru, saat ini, sudah ada 168 pihak yang bekerja sama dengan DLH untuk pengangkutan sampahnya. Ia mengupayakan, agar hal itu bisa ditambah tahun depan. (and/rif)













