Home / Lainnya

Kamis, 14 September 2023 - 19:01 WIB

Mafia Tanah Apartemen Malioboro City Gentayangan, DPR RI Segera Panggil Pihak Pengembang.

Koordinasi : Anggota DPR RI Riyanta (Gunakan batik merah) saat menerima paguyupan korban Malioboro City

Koordinasi : Anggota DPR RI Riyanta (Gunakan batik merah) saat menerima paguyupan korban Malioboro City

Jakarta, titiksatu.com – Dugaan mafia Jual beli apartemen membuat Anggota DPR RI Komisi II dari Fraksi PDI Perjuangan Riyanta harus memanggil pihak pengembang Apartemen Malioboro City. sebab hal ini menyangkut nasib 200 penghuni apartemen terkatung-katung dan terancam angkat kaki.

“Kami mau memanggil pihak-pihak yang bersangkutan, temasuk pengembang Maliobori City, yakni PT Inti Hosmed dan pihak Bank MNC supaya serius menyelesaikan kasus tersebut,” ujar Anggota Panja Mafia Tanah Komisi II DPR, Riyanta ditemui wartawan, di DPR RI, Jakarta, Kamis (14/9/2023).

Disinggung soal adanya dugaan mafia tanah, Riyanta tidak membantah ada keterlibatan para mafia tanah yang ikut bermain. Karena kasus ini sudah beberapa tahun tidak juga menemukan titik temu.”Jelas, ini mafia tanah. Karena itu, Panja Mafia tanah terus mengawal hingga tuntas. Karena yang menjadi korban, ujung-ujungnya rakyat,” ujarnya.

Oleh karena itu, kata Riyanta lagi, Panja Mafia Tanah DPR akan segera melakukan sinergi dengan Satgas Mafia Tanah guna menangani secepatnya masalah apartemen Malioboro City tersebut.

“Saya mengapresiasi langkah yang telah diambil oleh Kapolda DIY dalam menindaklajuti kasus tersebut. Karena itu pihaknya mendukung Kapolda, apalagi hal ini sudah menjadi perhatian publik,” paparnya.

terkait kasus ini, apakah telah dilaporkan kepada Presiden, Legislator dari Dapil Jateng III. ia mengungkapkan bahwa kasus ini sudah dilaporkan kepada Presiden Joko Widodo.

“Presiden sudah mengetahui, karena sudah dilaporkan ke Setneg,” ucapnya.

Riyanta menambahkan agar masyarakat lebih teliti dalam membeli sebuah properti. Karena pada umumnya, memang masyarakat ini awam dan tak cermat dalam transaksi terutama jual beli apartemen.

“Masyarakat awam ini, sering menjadi korban dalam transaksi jual beli, karena memang tidak paham. Saya baru saja menerima laporan dari para korban pengembang apartemen Malioboro City yang jumlahnya sekitar 200 orang,” paparnya. (Adjie/rif).

Share :

Baca Juga

Lainnya

Kado Kemerdekaan untuk Napi Rutan Bangil, Ratusan Warga Binaan Dapat Remisi

Lainnya

Merawat Kemerdekaan Spirit Kita Membangun SDM dan Kesejahteraan
Solid : ketua Apindo saat bersama legislatif saat usai hiring raperda Kawasan Rokok Terbuka di gedung DPRD

Lainnya

Raperda KTR Tuai Kecaman, Pansus Bakal Lakukan Evaluasi

Lainnya

KPU Gelar Launching Maskot, Jingle dan Tagline Pilkada Kabupaten Pasuruan SAE

Lainnya

Team PUBG Gresik “Sunday Gank” Rebut Juara Pertama Polda Jatim
Laporan : Pusaka dan warga datangi kejari bangil untuk mwngusut tuntas mafia tanah tuntas

Lainnya

PUSAKA Desak Kejari Tangkap Mafia Tanah Yang Masih Gentayang, 352 Sertifikat Milik Petani Terancam Raib
Penyuluhan : Ratusan Mahaiswa dan Mayarakat antusias ikuti penyuluhan di kantor Desa Kluwut, Kecamatan Wonorejo

Berita

Waris, Wakaf, Hibah dan Wasiat Sering Jadi Polemik. Mahasiswa Unmer Pasuruan Berikan Solusi

Berita

Siapkan Atlet POPDA 2026, Cabor Petanque Gelar Seleksi Di SMPN 2 Bangil